Profil Kekayaan Wamenkeu Baru

Author Image

Endang Wulansari

2 Oktober 2026, 00:31 WIB

Jabarpos.id – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan penyegaran di jajaran kabinet dengan melantik sejumlah pejabat baru di Istana Merdeka, Kamis (1/10/2026). Salah satu sosok yang mencuri perhatian publik adalah Luky Alfirman, yang kini resmi mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Keuangan untuk periode 2026-2029.

Dalam formasi baru ini, Luky akan bertugas mendampingi Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Ia juga akan bekerja sama dengan Wakil Menteri Juda Agung yang telah lebih dulu dilantik beberapa bulan sebelumnya. Selain Luky, Presiden juga melantik Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan, guna memperkuat struktur kepemimpinan di kementerian yang mengelola kas negara tersebut.

Profil Kekayaan Wamenkeu Baru
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Sebelum dipercaya menduduki kursi pimpinan di Kementerian Keuangan, Luky Alfirman merupakan sosok senior di lingkungan tersebut dengan menjabat sebagai Direktur Jenderal Anggaran. Namun, perjalanan kariernya sempat mengalami dinamika saat ia dicopot dari jabatan tersebut oleh Purbaya Yudhi Sadewa pada April 2026 lalu. Kini, ia kembali ke lingkaran inti kebijakan fiskal negara.

Menyusul pelantikannya, publik mulai menyoroti profil kekayaan sang Wakil Menteri Keuangan yang baru. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun 2025 yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Februari 2026, Luky Alfirman tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp52,8 miliar.

Jika dibedah secara mendalam, komponen terbesar dari total harta Luky berasal dari sektor kas dan setara kas, yakni sebesar Rp23,09 miliar atau menyumbang sekitar 43,7% dari keseluruhan asetnya. Selain uang tunai, Luky juga memiliki investasi pada surat berharga senilai Rp15,03 miliar (28,5%) serta aset berupa tanah dan bangunan yang mencapai Rp13 miliar (24,6%).

Untuk sektor properti, Luky mengklaim bahwa seluruh aset tanah dan bangunan yang ia miliki merupakan hasil jerih payahnya sendiri. Aset tersebut tersebar di lokasi strategis, yakni di Jakarta Selatan dan Bandung. Di Jakarta Selatan, ia memiliki dua unit properti; satu berupa tanah seluas 270 meter persegi dengan bangunan 225 meter persegi senilai Rp4,5 miliar, dan satu lagi tanah seluas 846 meter persegi dengan bangunan 300 meter persegi senilai Rp5,5 miliar. Sementara itu, di Kota Bandung, ia memiliki aset tanah seluas 207 meter persegi dengan bangunan 113 meter persegi senilai Rp3 miliar.

Selain properti dan uang tunai, Luky juga memiliki koleksi kendaraan pribadi yang dilaporkan senilai Rp550 juta. Kendaraan tersebut terdiri dari Toyota Avanza tahun 2023, Honda Accord tahun 2013, Honda City tahun 2014, dan Honda Jazz Minibus tahun 2012. Sisa harta lainnya tersebar pada kategori harta bergerak dan harta lainnya yang mencapai angka ratusan juta rupiah.

Penunjukan Luky Alfirman diharapkan mampu membawa stabilitas baru dalam pengelolaan anggaran negara di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Publik kini menantikan kontribusi nyata sang Wamenkeu dalam menjaga kesehatan fiskal Indonesia di masa mendatang.

Related Post