Jabarpos.id – Dunia korporasi tanah air dikejutkan dengan kabar mundurnya dua sosok kunci di jajaran manajemen PT Link Net Tbk (LINK). Perusahaan yang bergerak di sektor penyedia layanan internet dan multimedia ini secara resmi mengumumkan bahwa Presiden Komisaris Vivek Sood dan Direktur Yosafat Marhasak Hutagalung telah mengajukan pengunduran diri mereka secara bersamaan.
Langkah mengejutkan ini terungkap melalui keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan laporan resmi, manajemen Link Net telah menerima surat pengunduran diri Vivek Sood dari posisinya sebagai pucuk pimpinan komisaris. Kabar ini menjadi perhatian serius bagi para investor dan pengamat pasar modal karena melibatkan dua posisi strategis sekaligus dalam satu waktu.
Tidak hanya Vivek Sood, perombakan di tubuh Link Net juga menyasar jajaran direksi. Melalui surat resmi bernomor SB-075/CSL-LN/OJK/X/2026, perusahaan mengonfirmasi bahwa Yosafat Marhasak Hutagalung juga telah meletakkan jabatannya sebagai Direktur. Pengunduran diri ini disampaikan secara terpisah namun terjadi pada momentum yang hampir bersamaan, yang memicu berbagai spekulasi di kalangan pelaku pasar.
Also Read
Corporate Secretary Link Net, Rininta Agustina Widya Pratika, menjelaskan bahwa proses administratif terkait pengunduran diri ini akan segera ditindaklanjuti. Pihak manajemen berencana untuk mengajukan permohonan persetujuan atas pengunduran diri kedua petinggi tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terdekat. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh proses transisi kepemimpinan berjalan sesuai dengan koridor hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Menanggapi kekhawatiran pasar mengenai stabilitas perusahaan, manajemen Link Net memberikan klarifikasi tegas. Mereka menjamin bahwa mundurnya Vivek Sood dan Yosafat Marhasak Hutagalung tidak akan membawa dampak negatif terhadap jalannya operasional perusahaan. Selain itu, manajemen memastikan bahwa aspek hukum, kondisi kesehatan keuangan, hingga keberlangsungan usaha Link Net tetap dalam kondisi yang aman dan terkendali.
Hingga saat ini, publik masih menunggu langkah selanjutnya dari manajemen Link Net terkait siapa yang akan mengisi kekosongan kursi kepemimpinan tersebut. Belum ada pengumuman resmi mengenai calon pengganti untuk posisi Presiden Komisaris maupun Direktur yang ditinggalkan.
Sebagai informasi tambahan, PT Link Net Tbk merupakan salah satu pemain utama dalam industri infrastruktur digital di Indonesia. Perusahaan ini memiliki fokus bisnis pada penyelenggaraan jaringan tetap berbasis kabel, penyediaan jasa multimedia, serta layanan akses internet dan telepon. Dengan basis pelanggan yang luas, stabilitas manajemen menjadi faktor krusial dalam menjaga kepercayaan konsumen dan investor di tengah persaingan ketat industri telekomunikasi.






