IHSG Merosot Tajam Asing Borong Saham

Author Image

Endang Wulansari

2 November 2026, 08:31 WIB

Jabarpos.id – Pasar modal Indonesia tengah menghadapi tekanan hebat setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pekan lalu dengan performa yang kurang memuaskan. Berdasarkan data penutupan perdagangan pada Jumat (30/10/2026), indeks saham gabungan tersebut berakhir di zona merah dengan koreksi sebesar 0,80% ke level 5.057,050. Penurunan ini mempertegas tren negatif yang terjadi sepanjang pekan, di mana IHSG secara akumulatif telah meluncur jauh hingga menyentuh angka penurunan 7,03% dalam lima hari perdagangan.

Kondisi pasar yang sedang lesu ini sejalan dengan masifnya aksi jual yang dilakukan oleh investor asing. Tercatat, aliran modal keluar atau net foreign sell mencapai angka yang sangat fantastis, yakni sebesar Rp4,20 triliun di seluruh pasar. Jika dibedah lebih lanjut, tekanan jual terbesar terjadi di pasar reguler dengan nilai mencapai Rp5,62 triliun. Fenomena ini menjadi sinyal kuat bahwa investor global tengah melakukan aksi ambil untung atau melakukan penyesuaian portofolio di tengah ketidakpastian pasar yang ada.

IHSG Merosot Tajam Asing Borong Saham
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Namun, di balik badai koreksi yang menghantam IHSG, terdapat fenomena menarik yang terjadi di balik layar. Meski pasar secara keseluruhan mengalami tekanan jual yang masif, investor asing ternyata tidak sepenuhnya meninggalkan pasar modal Indonesia. Di tengah gempuran arus keluar tersebut, investor asing justru menunjukkan minat beli yang signifikan pada segmen tertentu.

Data menunjukkan bahwa investor asing melakukan aksi beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp1,42 triliun, yang terfokus pada pasar negosiasi dan pasar tunai. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun ada sentimen negatif yang menekan indeks secara umum, masih ada kepercayaan dari investor global terhadap beberapa emiten tertentu yang dianggap memiliki fundamental kuat atau prospek cerah di masa depan.

Bagi para pelaku pasar yang ingin melihat ke mana arah aliran dana asing saat pasar sedang bergejolak, penting untuk memantau saham-saham yang tetap menjadi incaran. Berdasarkan data dari Indo Premier, terdapat sejumlah saham yang secara konsisten masuk dalam daftar antrean beli asing sepanjang pekan lalu. Kehadiran investor asing di saham-saham ini menjadi penahan beban agar penurunan indeks tidak semakin dalam.

Meskipun daftar lengkap 10 saham tersebut sangat dinamis mengikuti pergerakan pasar, fenomena ini memberikan pelajaran penting bagi investor ritel. Saat IHSG mengalami koreksi tajam hingga 7%, memantau pergerakan dana asing pada saham-saham pilihan dapat menjadi strategi untuk mengidentifikasi aset mana yang memiliki daya tahan tinggi. Investor disarankan untuk tetap waspada dan melakukan analisis mendalam sebelum memutuskan untuk mengikuti jejak investor asing, mengingat volatilitas pasar yang masih sangat tinggi di periode ini.

Related Post