close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.5 C
Jakarta
Selasa, Desember 9, 2025

Batuk Hebat, Tulang Rusuk Pria Italia Patah!

spot_img

Jakarta – Siapa sangka, batuk yang sering dianggap sepele bisa berujung fatal hingga menyebabkan patah tulang rusuk. Kisah ini dialami seorang pria berusia 54 tahun asal Italia, yang mengalami patah tulang rusuk akibat batuk terus-menerus.

Jabarpos.id melansir, pria tersebut diketahui merupakan perokok berat. Beberapa tahun silam, ia juga pernah mengalami kecelakaan yang cukup parah. Kondisi ini membuat pria tersebut seringkali dirawat di unit gawat darurat rumah sakit pada tahun 2023.

Batuk Hebat, Tulang Rusuk Pria Italia Patah!

Puncaknya, pada September 2023, pria ini merasakan sakit yang tak tertahankan. Hasil rontgen menunjukkan bahwa tulang rusuk ke-8 di sisi kiri tubuhnya patah. Terdapat celah sepanjang sekitar 2,5 cm di bagian tengah tulang.

Baca juga:  Telkom Pangkas Anak Usaha, Ada Apa Gerangan?

Batuk yang tak kunjung reda membuat potongan jaringan tulang yang telah terbentuk menjadi massa beku. Massa jaringan ini menekan saraf interkostalnya, yang membentang di sepanjang tulang rusuk, dada, dan perut. Kondisi ini membuat pria tersebut merasakan nyeri yang luar biasa.

Tim dokter bedah di Milan kemudian melakukan tindakan dengan membuat sayatan kecil di dada pasien untuk mengangkat pembentukan tulang tambahan. Hal ini dilakukan untuk melepaskan tekanan dari saraf dan meredakan nyeri yang dialami pasien.

Baca juga:  Gunung Guntur Terbakar, Pendakian Ditutup Sementara

"Pemindaian menunjukkan nonunion dari fraktur tulang rusuk posterior ke-8 kiri. Setelah kegagalan penanganan medis, kami mengusulkan pendekatan bedah dengan tujuan untuk mengangkat jaringan yang terdiri dari nonunion, melepaskan saraf, dan menstabilkan tunggul tulang," tulis dokter dalam laporannya.

Selanjutnya, tim dokter memasukkan batang logam tipis sepanjang sekitar 7 cm yang disekrup atau belat, untuk menahan tulang rusuk yang patah agar tetap menyatu.

"Rasa sakitnya langsung hilang setelah operasi. Pasien dipulangkan dalam waktu 24 jam. Pada tindak lanjut 6 minggu, ia masih tidak menunjukkan gejala, dan pemindaian CT baru menegaskan kembali posisi bidai yang benar," sambungnya.

Baca juga:  Pengusaha Mebel Curhat ke Prabowo Soal Ini, Ada Apa?

Kondisi pasien membaik dan tak perlu obat penghilang rasa sakit. Pasien mengkonsumsi opioid yang sudah diresepkan dokter. Pemeriksaan lanjutan menunjukkan jika pasien mengalami kekurangan vitamin D. Hal ini menyebabkan tulangnya lemah dan menyebabkan osteoporosis atau penyakit tulang.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa batuk yang berkepanjangan tidak boleh dianggap sepele. Jika batuk disertai dengan nyeri dada, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

Mau Hidup Sehat Tanpa Ribet? Galaxy Watch 7 Jawabannya!

Bosan dengan hidup yang kurang sehat? Ingin lebih aktif dan memantau kondisi tubuh dengan mudah? Samsung Galaxy Watch 7 hadir dengan segudang fitur canggih...

Akhirnya Muncul, Kaesang Pangarep Hanya Senyum Saat Ditanya Soal Jet Pribadi

Jakarta | Jabar Pos - Setelah ramai jadi perbincangan publik terkait fasilitas jet pribadi, sehingga banyak pihak mempertanyakan keberadaan dirinya, Kaesang Pangarep, Ketua Umum...
Berita terbaru
Berita Terkait