Beranda / Berita / Era Baru Bank Digital, Tak Lagi Merugi?

Era Baru Bank Digital, Tak Lagi Merugi?

Era Baru Bank Digital, Tak Lagi Merugi?

Jabarpos.id, Jakarta – Setelah empat tahun beroperasi, bank-bank digital di Indonesia akhirnya menunjukkan taringnya. Sektor perbankan digital secara kolektif mencatatkan pertumbuhan laba yang mengesankan, bahkan ketika bank-bank konvensional besar mengalami penurunan kinerja keuangan.

Pertumbuhan laba bank digital melonjak tajam, mulai dari dua digit hingga empat digit. Hal ini didorong oleh keberhasilan beberapa bank digital dalam membalikkan kerugian menjadi keuntungan pada semester I-2025.

Era Baru Bank Digital, Tak Lagi Merugi?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) atau BNC misalnya, berhasil mengubah kerugian sebesar Rp6,16 miliar pada semester I-2024 menjadi laba sebesar Rp276,05 miliar pada semester I-2025. PT Super Bank Indonesia (Superbank) juga berhasil membalikkan kerugian Rp188,46 miliar menjadi laba sebesar Rp20,06 miliar, hanya setahun setelah peluncuran aplikasi digitalnya secara luas pada Juni 2024.

Baca juga:  Skandal Asabri Terungkap 10 MI Terlibat Penggorengan Saham?

Bank digital lain yang sebelumnya telah mencatatkan laba, melanjutkan pertumbuhan tinggi di paruh pertama tahun ini. Laba PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) naik 13,2% secara tahunan (yoy), sementara laba PT Bank Jago Tbk. (ARTO) melonjak 154,31% yoy.

Dari sepuluh bank digital di Indonesia, tidak ada lagi yang mencatatkan kerugian hingga periode 30 Juni 2025. Berikut adalah rekap laba bersih bank digital di Indonesia per semester I-2025, dengan pengecualian PT Bank Seabank Indonesia (Seabank) dan PT Bank Hibank Indonesia (hibank) yang belum melaporkan kinerja keuangan periode tersebut, seperti dilansir dari laporan yang diterima jabarpos.id.

Baca juga:  Sang Maestro Pasar Berkembang Telah Tiada, Mark Mobius Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun
No Bank Digital Laba Bersih Semester I-2025 Pertumbuhan secara tahunan (yoy)
1 BCA Digital (blu) Rp72,13 miliar 114,40%
2 Bank Raya Rp32,93 miliar 64,50%
3 Bank Neo Commerce (BNC) Rp276,05 miliar 4584,18%
4 Bank Jago Rp127,07 miliar 154,31%
5 SeaBank
6 Amar Bank Rp117,99 miliar 20,67%
7 Allo Bank Rp302,58 miliar 13,20%
8 hibank
9 Aladin Rp83,12 miliar 244,37%
10 Superbank Rp20,06 miliar 110,64%
11 Krom Bank Rp73,2 miliar 12,36%