Jabarpos.id, Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari Sony yang mengumumkan kenaikan harga konsol PlayStation 5 (PS5) di Amerika Serikat. Kebijakan yang mulai berlaku pada Kamis (21/8/2025) ini memicu pertanyaan, apakah Indonesia akan bernasib sama?
Menurut pernyataan resmi Sony, semua varian PS5 di AS akan mengalami penyesuaian harga. Bahkan, versi termahal, PS5 Pro, akan dibanderol dengan harga US$ 749,99 atau sekitar Rp12 juta. Kenaikan ini diperkirakan mencapai US$ 50 atau sekitar Rp800 ribu.

Langkah ini diambil di tengah kondisi pasar game yang belum sepenuhnya pulih, ditambah dampak tarif impor yang diterapkan Presiden Donald Trump terhadap produk dari China dan Jepang. Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait kenaikan biaya material dan gangguan rantai pasokan, seperti yang dilaporkan oleh CNN.
Sebelumnya, Sony telah menaikkan harga PS5 di beberapa negara Eropa pada April lalu. Pesaingnya, Xbox, juga melakukan hal serupa dengan menaikkan harga konsol dan aksesoris di AS, Eropa, Australia, dan Inggris.
Padahal, konsol game diprediksi menjadi pendorong pertumbuhan industri tahun ini, berkat kehadiran game besar seperti Grand Theft Auto VI dan Nintendo Switch 2. Namun, kenaikan harga PS5 serta penundaan rilis GTA VI hingga tahun depan dinilai bisa menghambat laju pertumbuhan industri.
Namun, ada secercah harapan bagi para gamer di Indonesia. Sony menegaskan bahwa saat ini tidak ada perubahan harga untuk pasar lain, termasuk Indonesia. Harga aksesoris PlayStation 5 juga tetap stabil. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya, apakah Indonesia akan tetap aman dari kenaikan harga PS5 ini.





