Jabarpos.id, Jakarta – Sektor transportasi dan pergudangan diprediksi semakin vital bagi perekonomian Indonesia. Hal ini berdampak positif bagi kinerja perusahaan yang bergerak di bidang tersebut, salah satunya adalah PT Garuda Transportasi Aeronesia Tbk (GTRA).
Sektor lapangan usaha ini diperkirakan akan menyumbang Rp 1.500,28 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia hingga akhir tahun 2025. Angka ini diproyeksikan meningkat menjadi Rp 1.703,21 triliun pada tahun 2026. Artinya, ada pertumbuhan signifikan sebesar 9,03% dan 9,31% secara kuartalan.

Kenaikan kontribusi sektor logistik ini berimbas manis pada laba GTRA. Peningkatan aktivitas transportasi dan pergudangan mendorong kinerja keuangan perusahaan melesat. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi para investor dan pemegang saham GTRA.
Namun, belum ada keterangan resmi dari pihak GTRA mengenai detail peningkatan laba tersebut. Investor dan pengamat pasar menantikan laporan keuangan resmi perusahaan untuk melihat gambaran lebih jelas mengenai dampak positif dari pertumbuhan sektor logistik ini.




