Beranda / Berita / Jurus Andhesti Tungkas Raup Untung Gede dari Saham DEWA, Simak Strateginya!

Jurus Andhesti Tungkas Raup Untung Gede dari Saham DEWA, Simak Strateginya!

Jurus Andhesti Tungkas Raup Untung Gede dari Saham DEWA, Simak Strateginya!

Jabarpos.id – PT Andhesti Tungkas Pratama baru saja membuat gebrakan di pasar modal dengan melepas sebagian besar kepemilikan sahamnya di PT Dharma Henwa Tbk (DEWA). Transaksi yang dilakukan pada 21 November 2025 ini, sukses mencatatkan keuntungan fantastis bagi Andhesti Tungkas Pratama.

Direktur & Corporate Secretary DEWA, Mukson Arif Rosyidi, mengungkapkan bahwa Andhesti Tungkas Pratama telah mendivestasi sebanyak 644.849.600 lembar saham DEWA dengan harga Rp 416 per saham. Langkah ini menghasilkan dana segar sebesar Rp 268,26 miliar bagi perusahaan.

Baca juga:  Bus Yang Membawa Pelajar SMP Bogor Mengalami Kecelakaan
Jurus Andhesti Tungkas Raup Untung Gede dari Saham DEWA, Simak Strateginya!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Aksi pelepasan saham ini terjadi di tengah tren positif harga saham DEWA yang melambung tinggi. Sepanjang tahun 2025, saham DEWA telah mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 254,24%, mencapai level Rp 418.

Sebagai informasi tambahan, Andhesti Tungkas Pratama merupakan salah satu kreditur Dharma Henwa yang kemudian menjadi pemegang saham melalui mekanisme private placement sebagai konversi utang.

Pada akhir Februari 2025, bersama dengan PT Madhani Talatah Nusantara dan PT Antareja Mahada Makmur, Andhesti Tungkas Pratama melakukan konversi utang menjadi 18,83 miliar saham baru DEWA dengan harga Rp 75 per saham. Total nilai transaksi konversi utang ini mencapai Rp 1,4 triliun.

Baca juga:  Pasar Modal Berbenah OJK Bentuk Tim Khusus Kawal Reformasi

Dengan asumsi harga perolehan saham tersebut, Andhesti Tungkas Pratama diperkirakan meraup keuntungan sekitar Rp 268,21 miliar atau setara dengan 454,67% dari transaksi penjualan saham pada 21 November 2025. Keuntungan ini setara dengan 74,92% dari total utang yang dikonversi, yaitu sebesar Rp 358 miliar.

Sebelumnya, Madhani Talatah Nusantara juga telah secara bertahap melepas seluruh saham DEWA yang dimilikinya. Sementara itu, Antareja Mahada Makmur juga telah mengurangi kepemilikan sahamnya menjadi 3 miliar lembar atau setara dengan 7,37% per 31 Oktober 2025.

Baca juga:  Banjir di Trenggalek Memotong Akses Jalanan

Di sisi lain, DEWA sendiri berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham hingga mencapai Rp 1,66 triliun. Aksi korporasi ini dilakukan sebagai respons terhadap kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memberikan ruang bagi emiten untuk menjaga stabilitas harga saham. Rencananya, buyback saham akan berlangsung mulai 19 November 2025 hingga 19 Februari 2026.