Taipan RI Jual Bisnis Sawit Ini Alasannya

spot_img

Jakarta – Taipan kawakan Indonesia, Putera Sampoerna, kembali membuat gebrakan di dunia bisnis. Setelah sukses melepas kerajaan rokoknya belasan tahun lalu, kini ia dikabarkan telah menjual seluruh kepemilikan saham keluarganya di bisnis kelapa sawit. Melalui laporan jabarpos.id, penjualan 66% saham di Sampoerna Agro, perusahaan produsen minyak sawit yang terdaftar di bursa, kepada unit dari raksasa baja Korea Selatan, Posco, diperkirakan mencapai valuasi perusahaan sebesar US$885 juta.

Kesepakatan besar ini, yang terjadi pada November lalu, menandai hengkangnya keluarga Sampoerna dari sektor kelapa sawit. Posco, yang sudah memiliki jejak bisnis baja dan energi di Indonesia, melihat akuisisi ini sebagai langkah strategis.

Baca juga:  Angka Pengangguran Turun, Pertumbuhan Ekonomi Jabar Naik 4,93 Persen
Taipan RI Jual Bisnis Sawit Ini Alasannya
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Melalui Sampoerna Agro, Posco berambisi memperluas kehadirannya di sektor biofuel di Indonesia. Indonesia sendiri merupakan pemain kunci, menyumbang sekitar 60% dari produksi minyak sawit global, menjadikan akuisisi ini sangat relevan bagi ambisi Posco di energi terbarukan.

Dikutip dari sumber terpercaya, Sampoerna Strategic Group, perusahaan induk keluarga Sampoerna, menyatakan bahwa penjualan ini akan memungkinkan mereka untuk memfokuskan kembali sumber daya. Prioritas kini akan dialihkan pada bisnis yang sudah ada, seperti perbankan, kayu lapis, dan properti, sembari mencari peluang investasi baru yang menjanjikan.

Baca juga:  Aturan OJK Guncang Multifinance

Langkah ini bukanlah yang pertama bagi Putera Sampoerna dalam melepas aset besar. Pada tahun 2005, ia pernah menggemparkan pasar dengan menjual bisnis rokok tembakau keluarganya, HM Sampoerna, kepada raksasa tembakau AS Philip Morris dengan nilai fantastis US$2 miliar.

Di tengah dinamika ini, sektor kelapa sawit Indonesia juga mencatat transaksi besar lainnya. Pada Mei lalu, First Resources milik taipan Ciliandra Fangiono mengakuisisi 91% saham di Austindo Nusantara Jaya, yang sebelumnya dikendalikan oleh George dan Sjakon Tahija, dengan nilai US$330 juta. Transaksi-transaksi ini menunjukkan pergerakan signifikan di industri kelapa sawit Tanah Air.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Kia kenalkan K4 hatchback di Australia

Versi hatchback lima pintu dari Kia K4 sedan telah diungkapkan semalam, menjelang kedatangannya di Australia yang diperkirakan pada akhir tahun 2025. Foto pertama dari K4 versi hatchback terungkap dan...
Berita terbaru
Berita Terkait