Beranda / Berita / Ada Apa Glencore Jual Saham NCKL Saat Melesat

Ada Apa Glencore Jual Saham NCKL Saat Melesat

Ada Apa Glencore Jual Saham NCKL Saat Melesat

Perusahaan pertambangan dan komoditas global asal Swiss, Glencore International Ltd, membuat manuver mengejutkan di pasar modal Indonesia. Mereka diketahui melepas 18.281.900 lembar saham PT Trimegah Bangun Persada (NCKL), atau yang dikenal sebagai Harita Nikel, pada awal Januari 2026. Informasi ini diungkapkan berdasarkan laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti yang dilansir jabarpos.id pada Kamis (8/1/2026).

Proses divestasi saham tersebut berlangsung dalam tiga tahap terpisah dan difasilitasi oleh Citibank, NA. Pada tanggal 2 Januari 2026, Glencore memulai aksinya dengan melepas 3.281.900 lembar saham NCKL. Selanjutnya, pada 5 Januari, perusahaan raksasa ini kembali menjual 5.000.000 lembar saham. Puncaknya, pada 6 Januari, Glencore melego 10.000.000 lembar saham tambahan.

Baca juga:  Aksi Direktur AYAM Bikin Penasaran Investor
Ada Apa Glencore Jual Saham NCKL Saat Melesat
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Serangkaian transaksi ini secara otomatis mengurangi porsi kepemilikan Glencore di Harita Nikel. Setelah penjualan tersebut, sisa saham Trimegah Bangun Persada yang masih digenggam oleh Glencore kini berjumlah 4,51 miliar lembar, setara dengan 7,16 persen dari total saham. Angka ini menyusut dari posisi sebelumnya yang mencapai 4,53 miliar saham atau 7,19 persen.

Baca juga:  GOTO Berhasil Pangkas Rugi, Sinyal Positifkah?

Fenomena menarik yang menyertai aksi divestasi Glencore ini adalah waktu pelaksanaannya. Penjualan saham justru terjadi di tengah periode apresiasi signifikan harga saham NCKL. Pada hari sebelumnya, saham Trimegah Bangun Persada tercatat melonjak 100 poin atau setara 7,69 persen, menutup perdagangan di level Rp1.400 per saham. Bahkan, dalam rentang waktu lima hari terakhir menjelang transaksi, saham perseroan telah meroket 265 poin, mencerminkan kenaikan impresif sebesar 23,35 persen dari posisi Rp1.135 per saham pada 30 Desember 2025.

Baca juga:  Uang Rupiahmu Kadaluarsa? Jangan Panik, Ini Solusinya!

Keputusan Glencore untuk melepas sebagian kepemilikannya di NCKL saat harga saham tengah menanjak ini memicu spekulasi dan pertanyaan di kalangan investor mengenai strategi jangka panjang perusahaan tambang raksasa Swiss tersebut.