Beranda / Berita / Terjerat Pinjol? Awas, Senjata Makan Tuan!

Terjerat Pinjol? Awas, Senjata Makan Tuan!

Jabarpos.id – Sebelum memutuskan untuk meminjam dana, baik dari bank maupun platform pinjaman online (pinjol), pertimbangkan kondisi keuangan Anda secara matang. Gagal bayar pinjol bukan solusi, justru awal dari petaka yang lebih besar.

Kasus gagal bayar pinjol memang masih menghantui masyarakat. Berbagai faktor menjadi penyebabnya, mulai dari keterbatasan dana, pengelolaan keuangan yang buruk, hingga kurangnya pemahaman akan persyaratan pinjaman. Risiko gagal bayar ini jangan dianggap remeh.

Baca juga:  Presiden Prabowo Bertemu Menhan AS Lloyd Austin, Apa Saja Yang Dibahas?
Terjerat Pinjol? Awas, Senjata Makan Tuan!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Indriyatno Banyumurti, Ketua ICT Watch, mengungkapkan bahwa risiko gagal bayar pinjol sangat besar. Denda yang terus membengkak, gangguan psikologis akibat utang menumpuk, hingga ancaman hukum siap menghantui.

"Kenapa sih ada promosi gagal bayar (galbay)? Perlu disampaikan juga konten-konten untuk meng-counter konten tersebut. Bahwa kalau memang berniat gagal bayar, sampai diniatkan seperti itu, ini ada risiko hukumnya lho," tegas Indriyatno dalam sebuah podcast.

Baca juga:  Serdik Sespimti Polri Dibekali Literasi Keamanan Siber, Siap Hadapi Ancaman Digital

Selain risiko hukum, gagal bayar juga berdampak buruk pada skor kredit SLIK OJK. Akibatnya, pengajuan kredit di masa depan, seperti pembelian kendaraan atau rumah, bisa terhambat.

Wahyu Trenggono, Direktur Komersial IdScore, menambahkan pentingnya menjaga rekam jejak kredit. "Credit scoring harus kita jaga, karena dampaknya sangat luas. Nanti tak bisa dapat kerja, susah cari kerja, cari jodoh juga susah kalau nilai jelek," ujarnya.

Baca juga:  Jangan Kaget! Ahli Ungkap Jumlah Ideal Simpan Uang di Bank, Lebih dari Ini Rugi?

OJK mencatat, outstanding pembiayaan pinjaman daring per Februari 2026 mencapai Rp100,69 triliun. Namun, tingkat risiko kredit macet juga meningkat menjadi 4,54%.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati sebelum memutuskan meminjam uang di pinjol. Pastikan Anda benar-benar yakin mampu membayar pinjaman tersebut. Jangan sampai niat awal membantu keuangan, justru berujung menjadi "senjata makan tuan".