Komisaris Medco Energi Jual Saham Besar

Author Image

Endang Wulansari

25 September 2026, 21:31 WIB

Jabarpos.id – Dunia pasar modal tanah air dikejutkan dengan langkah strategis yang diambil oleh salah satu petinggi di sektor energi. Roberto Lorado, yang menjabat sebagai Komisaris PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dilaporkan telah melakukan aksi pelepasan sejumlah besar kepemilikan sahamnya di perusahaan raksasa energi tersebut.

Berdasarkan data keterbukaan informasi yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi ini mencatatkan volume yang cukup signifikan. Roberto diketahui menjual sebanyak 3 juta lembar saham biasa milik MEDC. Transaksi tersebut terlaksana pada tanggal 7 September 2026 dengan harga eksekusi di level Rp1.500 per lembar saham.

Komisaris Medco Energi Jual Saham Besar
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Langkah divestasi ini dilakukan untuk kepentingan pribadi sang komisaris. Dalam laporan resmi yang dikutip pada Jumat (25/9/2026), disebutkan bahwa status kepemilikan saham tersebut sebelumnya merupakan kepemilikan langsung oleh yang bersangkutan.

Aksi jual ini secara otomatis mengubah struktur kepemilikan saham Roberto di emiten energi yang merupakan bagian dari imperium bisnis keluarga konglomerat Arifin Panigoro tersebut. Sebelum melakukan transaksi penjualan, Roberto tercatat memegang sebanyak 13.134.130 saham, yang jika dipersentasekan setara dengan 0,05% hak suara di dalam perusahaan.

Pasca dilakukannya aksi pelepasan saham tersebut, total kepemilikan Roberto menyusut menjadi 10.134.130 saham. Hal ini berdampak pada penurunan porsi hak suaranya di MEDC, yang kini berada di angka 0,04%. Meskipun terlihat kecil secara persentase, namun volume penjualan jutaan lembar saham oleh seorang komisaris seringkali menjadi perhatian serius para investor di pasar sekunder.

Sentimen negatif langsung terasa di lantai bursa menyusul kabar pelepasan saham ini. Harga saham MEDC mengalami tekanan jual yang cukup kuat. Pada penutupan perdagangan Jumat (25/9/2026), saham MEDC merosot sebesar 2,68% ke level Rp1.450 per lembar. Penurunan ini memberikan tekanan pada nilai kapitalisasi pasar perusahaan yang kini berada di angka Rp36,45 triliun.

Para analis pasar modal mengamati bahwa aksi jual oleh orang dalam (insider selling) seringkali diinterpretasikan oleh pelaku pasar sebagai sinyal tertentu, meskipun alasan yang disampaikan adalah untuk kepentingan pribadi. Investor kini tengah memantau apakah penurunan harga ini merupakan koreksi teknis sesaat atau awal dari tren penurunan yang lebih dalam akibat perubahan struktur kepemilikan di level manajemen puncak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari pihak manajemen Medco Energi terkait dampak jangka panjang dari aksi divestasi ini terhadap stabilitas harga saham perusahaan di masa mendatang. Para pemegang saham disarankan untuk tetap waspada dan memperhatikan pergerakan arus kas serta kinerja fundamental perusahaan di tengah fluktuasi harga komoditas energi global.

Related Post