Jabarpos.id – Dunia korporasi tanah air dikejutkan dengan kabar mundurnya salah satu petinggi di jajaran dewan komisaris PT Bundamedik Tbk (BMHS). Shubhasish Chattoraj, yang selama ini menjabat sebagai Wakil Presiden Komisaris, secara resmi telah mengajukan surat pengunduran dirinya dari posisi strategis tersebut.
Langkah mengejutkan ini dikonfirmasi langsung oleh pihak manajemen perusahaan melalui pernyataan resmi pada Jumat (9/10/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak manajemen telah menerima surat permohonan pengunduran diri tersebut sejak tanggal 7 Oktober 2026. Kabar ini pun segera menjadi sorotan para pelaku pasar modal yang mengikuti perkembangan dinamika internal perusahaan kesehatan terkemuka tersebut.
Sebagai tindak lanjut dari keputusan tersebut, pihak BMHS menyatakan akan segera menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUSPLB). Agenda utama dari rapat tersebut adalah untuk meminta persetujuan resmi dari para pemegang saham terkait pengunduran diri Shubhasish Chattoraj. Mekanisme ini dilakukan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik agar transisi kepemimpinan dapat berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Also Read
Meski terjadi perubahan di level atas, manajemen BMHS berusaha menenangkan para investor dan pemangku kepentingan lainnya. Pihak perusahaan menegaskan bahwa mundurnya Shubhasish tidak akan memberikan dampak material yang merugikan bagi perusahaan. Reorganisasi di jajaran Dewan Komisaris dipastikan tidak akan mengganggu stabilitas operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun keberlangsungan bisnis perusahaan secara keseluruhan.
Jika menilik rekam jejaknya, Shubhasish Chattoraj bukanlah sosok sembarangan di dunia industri. Ia baru efektif menjabat sebagai Wakil Presiden Komisaris sejak 7 Agustus 2025. Selama masa jabatannya, ia dikenal sebagai profesional investasi senior yang memiliki spesialisasi mendalam di bidang Merger dan Akuisisi (M&A), strategi, serta manajemen operasi.
Pengalaman profesionalnya di industri ilmu hayati (life sciences), teknologi medis, dan sektor perawatan kesehatan telah terasah selama lebih dari 14 tahun. Kredibilitasnya juga didukung oleh latar belakang pendidikan yang mumpuni, di mana ia merupakan lulusan Sarjana Teknologi dengan predikat kehormatan dari Institut Teknologi India (IIT) Kharagpur. Selain itu, ia juga menempuh program pascasarjana manajemen di Sekolah Bisnis India (ISB) Hyderabad.
Kepergian sosok berpengalaman seperti Shubhasish tentu menjadi catatan tersendiri bagi para analis. Namun, dengan jaminan dari manajemen bahwa operasional perusahaan tetap berjalan normal, pasar diharapkan dapat merespons dinamika ini dengan tenang. Fokus pasar kini tertuju pada hasil RUSPLB mendatang dan bagaimana BMHS akan mengisi kekosongan posisi strategis tersebut untuk memperkuat struktur organisasinya di masa depan.






