IHSG Melemah Namun Asing Borong 10 Saham Ini

Author Image

Endang Wulansari

14 Oktober 2026, 08:04 WIB

Jabarpos.id – Kondisi pasar modal Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan yang cukup berat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nampaknya masih kesulitan untuk keluar dari zona merah dan belum mampu memutus tren pelemahan yang terjadi belakangan ini. Pada perdagangan Selasa (13/10/2026), IHSG tercatat mengalami penurunan sebesar 10,17 poin atau merosot 0,17 persen, sehingga bergerak di level 5.925,98.

Kondisi pasar yang fluktuatif ini terlihat dari pergerakan harga saham yang sangat beragam. Tercatat sebanyak 290 saham mengalami penurunan harga, sementara 168 saham lainnya tidak mengalami perubahan atau stagnan. Di sisi lain, optimisme pasar masih terlihat dari adanya 334 saham yang berhasil menguat di tengah tekanan indeks secara keseluruhan.

IHSG Melemah Namun Asing Borong 10 Saham Ini
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Meskipun indeks secara umum mengalami kontraksi, aktivitas transaksi di bursa tetap menunjukkan angka yang cukup signifikan. Total volume transaksi yang terjadi mencapai 365,11 juta lot dengan nilai transaksi yang menyentuh angka Rp10,75 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa likuiditas pasar masih terjaga dengan baik meskipun sentimen pasar sedang tidak menentu.

Hal yang paling menarik perhatian para pelaku pasar adalah perilaku investor asing. Di tengah tekanan yang membuat IHSG berada di bawah level psikologis 6.000, investor mancanegara justru menunjukkan sikap yang berbeda. Alih-alih melakukan aksi jual secara masif, investor asing justru terpantau melakukan aksi beli bersih atau net foreign buy dengan nilai mencapai Rp561,60 miliar di seluruh pasar.

Jika dibedah lebih dalam, aliran dana asing tersebut tersebar di beberapa mekanisme perdagangan. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp5,9 miliar. Namun, angka yang jauh lebih fantastis terlihat di pasar negosiasi dan pasar tunai, di mana terdapat aliran dana masuk sebesar Rp555,71 miliar. Fenomena ini mengindikasikan bahwa meskipun indeks sedang tertekan, terdapat kepercayaan besar dari investor asing terhadap aset-aset tertentu di pasar modal Indonesia.

Aksi borong yang dilakukan oleh investor asing ini menjadi sinyal menarik bagi para trader dan investor domestik. Hal ini menunjukkan bahwa ada saham-saham tertentu yang dianggap memiliki fundamental kuat atau prospek cerah di masa depan, sehingga tetap menjadi incaran meskipun kondisi makro pasar sedang lesu.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Stockbit, terdapat sepuluh saham yang menjadi primadona dan paling banyak diborong oleh investor asing selama perdagangan Selasa tersebut. Saham-saham ini menjadi penahan laju kejatuhan IHSG yang lebih dalam. Meskipun daftar lengkapnya terus bergerak dinamis mengikuti arus pasar, keberadaan saham-saham dengan net foreign buy tinggi ini menjadi acuan penting bagi investor untuk memetakan peluang di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini. Para pelaku pasar disarankan untuk tetap waspada dan memperhatikan pergerakan arus modal asing sebagai indikator arah pergerakan harga saham ke depannya.

Related Post