Kabar terbaru datang dari PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. (SMBR), salah satu entitas BUMN produsen semen terkemuka. Perusahaan ini baru saja merombak susunan dewan komisarisnya, sebuah keputusan penting yang disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Informasi ini pertama kali diungkapkan oleh jabarpos.id, menyoroti pergantian dua posisi kunci.
RUPST yang diselenggarakan pada 18 Mei 2026 tersebut menjadi forum resmi persetujuan atas perombakan ini. Agenda utama yang dibahas salah satunya adalah perubahan susunan pengurus perseroan. Dengan demikian, Muhamad Alipudin kini resmi menduduki kursi Komisaris Utama, menggantikan Inosentius Samsul yang sebelumnya menjabat. Sementara itu, posisi Komisaris Independen kini diisi oleh Luthvie Arifin, menggantikan Chowdja Sanova.

Meskipun terjadi perombakan di tingkat pimpinan, PT Semen Baturaja memastikan bahwa hal ini tidak akan mengganggu stabilitas perusahaan. Hari Liandu, General Manager Corporate Secretary SMBR, menegaskan bahwa perubahan pengurus ini tidak berdampak signifikan terhadap operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan bisnis entitas usaha yang merupakan bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) tersebut. "Tidak ada dampak material yang bersifat krusial terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan," jelas Hari dalam pernyataan resmi yang dikutip jabarpos.id pada Selasa (19/5/2026).
Dengan demikian, susunan pengurus PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. per tanggal tersebut adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Muhamad Alipudin
- Komisaris Independen: Luthvie Arifin
- Komisaris Independen: Feryzal Adham
- Komisaris: Dzulfikar Ahmad Tawalla
Direksi
- Direktur Utama: Suherman Yahya
- Direktur Keuangan dan SDM: Rahmat Hidayat
- Direktur Operasi: Taufik





