Pasar Bergolak Rupiah Perkasa Komoditas Terjun Bebas

Author Image

Endang Wulansari

26 Agustus 2026, 12:04 WIB

Pergerakan pasar finansial Indonesia pada Rabu (26/08) pagi menunjukkan dinamika yang kontras. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melemah, di sisi lain nilai tukar Rupiah justru perkasa terhadap Dolar AS. Kondisi ini sejalan dengan gejolak di pasar komoditas global, di mana harga batu bara dan minyak mentah sama-sama mengalami tekanan tajam. Laporan ini disarikan oleh jabarpos.id.

Mengutip data perdagangan pagi, tepatnya pukul 10:03 WIB, IHSG tercatat merosot 0,52%, membawa indeks ke level 6.468. Penurunan ini mengindikasikan sentimen negatif di kalangan investor saham. Namun, di tengah pelemahan pasar modal, mata uang Garuda menunjukkan kekuatannya. Rupiah terpantau menguat signifikan, diperdagangkan pada level Rp 17.690 per Dolar AS, memberikan sedikit angin segar di tengah tekanan ekonomi.

Pasar Bergolak Rupiah Perkasa Komoditas Terjun Bebas
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Di sektor komoditas, harga batu bara global terpantau melemah. Penurunan ini tidak lepas dari sentimen negatif yang datang dari Amerika Serikat, di mana masyarakat gencar melakukan demonstrasi menentang kebijakan batu bara Presiden Donald Trump. Aksi protes ini menimbulkan kekhawatiran pasar terkait masa depan industri batu bara di AS, yang pada gilirannya menekan harga komoditas energi tersebut di pasar internasional.

Sementara itu, harga minyak mentah global mengalami anjlok yang lebih dalam. Penurunan drastis ini dipicu oleh meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Risiko konflik yang berkepanjangan di kawasan Timur Tengah, yang sebelumnya sempat memicu kenaikan harga minyak, kini mulai mereda. Kondisi ini mengurangi premi risiko pada harga minyak, menyebabkan pasokan yang lebih stabil dan menekan harga ke bawah.

Analisis lebih mendalam mengenai pergerakan pasar ini sebelumnya telah diulas oleh Mercy Widjaja dalam program Profit di CNBC Indonesia, yang memberikan gambaran komprehensif tentang faktor-faktor pendorong di balik fluktuasi pasar global dan domestik.

Related Post