BSI Gelar Lelang Akbar Ribuan Aset Menanti

Author Image

Endang Wulansari

15 September 2026, 04:31 WIB

Bank Syariah Indonesia (BSI) kembali menggulirkan program Gebyar Lelang Serentak (GREAT BSI) 2026. Melalui inisiatif ini, BSI menyiapkan sekitar 2.000 frekuensi lelang aset dengan penawaran harga yang sangat kompetitif. Program yang diusung dengan tema "Peluang Emas Meraih Aset Impian" ini akan berlangsung dari tanggal 9 September hingga 12 Desember 2026, seperti dilaporkan jabarpos.id.

SEVP Retail & Consumer Risk BSI, Firman Jatnika, mengungkapkan bahwa GREAT BSI merupakan kesempatan istimewa bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai jenis aset. Ia menekankan bahwa proses lelang akan berjalan transparan, didukung penuh oleh sinergi dengan instansi pemerintah terkait. "Ini adalah momen terbaik bagi masyarakat untuk mendapatkan aset impian mereka," ujar Firman dalam keterangan resminya, Senin (14/9/2026).

BSI Gelar Lelang Akbar Ribuan Aset Menanti
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Pelaksanaan GREAT BSI 2026 tidak hanya dilakukan secara daring, namun juga akan dimeriahkan dengan live lelang di beberapa kota besar. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Banda Aceh, Jakarta, Bogor, Batam, Banten, Tangerang, Meulaboh, dan Bandung Kota. BSI menjalin kerja sama erat dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Sinergi berkelanjutan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran proses lelang, sekaligus memberikan kepastian hukum dan keamanan bagi seluruh peserta.

Firman menjelaskan, aset yang ditawarkan dalam program ini sangat beragam, mulai dari rumah tinggal, tanah kosong, ruko, apartemen, hingga gudang. Dengan target 2.000 frekuensi lelang, BSI mengerahkan tim marketing aset di seluruh Indonesia, berkoordinasi dengan DJKN/KPKNL dan Kantor Pertanahan ATR/BPN di berbagai wilayah. Program ini juga menjadi bagian dari upaya strategis BSI dalam pemulihan aset dan perbaikan kualitas pembiayaan, mengingat kinerja pembiayaan BSI secara nasional tercatat solid dan sehat dengan NPF 1,80% per Juni 2026.

Untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, BSI tahun ini memperkuat kolaborasi dengan agen properti, balai lelang swasta yang telah menjadi mitra, serta marketplace properti terkemuka seperti Rumah123. Informasi mengenai lelang juga dapat diakses melalui berbagai e-channel BSI, termasuk website resmi www.bankbsi.co.id, aplikasi BYOND by BSI, ATM BSI, media sosial BSI, media informasi online, dan publikasi di seluruh jaringan cabang.

Bagi masyarakat yang tertarik mengikuti lelang, Firman menguraikan tiga tahapan utama. Pertama, memilih aset yang diminati melalui kanal informasi lelang resmi BSI. Kedua, menghubungi petugas BSI pengelola aset melalui nomor kontak yang tertera pada informasi aset. Ketiga, mengikuti proses lelang objek agunan BSI melalui mekanisme lelang resmi DJKN/KPKNL. "Selalu pastikan informasi resmi hanya dari BSI dan waspadai oknum-oknum yang mengatasnamakan BSI," tegas Firman.

Firman kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap pihak yang mengaku sebagai BSI dan menawarkan proses lelang di luar mekanisme resmi. "BSI mengimbau masyarakat untuk memastikan seluruh informasi dan proses lelang dilakukan melalui kanal resmi BSI dan mekanisme lelang DJKN/KPKNL, serta tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan BSI," pungkasnya. Melalui GREAT BSI 2026, BSI berharap dapat meningkatkan pemulihan aset sekaligus memberikan akses transparan, aman, dan kompetitif bagi masyarakat untuk memperoleh aset impian mereka. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi berkelanjutan antara BSI, DJKN, dan Kementerian ATR/BPN, serta memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.

Related Post