Manuver Besar CUAN Incar Saham SINI

Author Image

Endang Wulansari

1 Oktober 2026, 04:04 WIB

Jabarpos.id – Dunia pasar modal tanah air kembali diguncang oleh kabar rencana aksi korporasi besar yang melibatkan dua raksasa konglomerasi di Indonesia. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), emiten yang berafiliasi dengan pengusaha kenamaan Prajogo Pangestu, dikabarkan tengah menjajaki langkah strategis untuk memperkuat posisinya melalui rencana pengambilalihan saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI). Langkah ini menarik perhatian investor karena melibatkan entitas yang terafiliasi dengan Happy Hapsoro.

Berdasarkan informasi terbaru yang dihimpun melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), proses pengambilalihan ini saat ini masih berada dalam tahap negosiasi intensif. Manajemen SINI mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan final atau perjanjian definitif yang ditandatangani oleh pihak-pihak terkait. Hal ini mencakup ketidakpastian mengenai berapa besar persentase saham yang akan diborong oleh CUAN dalam skema terbaru ini.

Manuver Besar CUAN Incar Saham SINI
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Menariknya, rencana yang tengah berjalan ini merupakan babak baru yang berbeda dari upaya sebelumnya. Manajemen menjelaskan bahwa transaksi yang sempat dibahas pada akhir Desember lalu telah resmi dihentikan. Para pihak yang terlibat sebelumnya telah sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan tersebut dan memilih untuk mengakhiri proses negosiasi lama. Namun, alih-alih berhenti, CUAN dan pemegang saham SINI justru kembali duduk bersama untuk memulai diskusi dari nol.

Dalam negosiasi yang sedang berlangsung, para pihak tengah membedah berbagai aspek krusial. Hal-hal yang menjadi fokus utama meliputi mekanisme transaksi yang akan digunakan, jumlah total saham yang akan berpindah tangan, penentuan harga per lembar saham, hingga estimasi waktu penyelesaian transaksi. Perseroan menegaskan bahwa rencana pengambilalihan saat ini adalah sebuah transaksi baru yang berdiri sendiri dan bukan merupakan kelanjutan dari proses yang telah dibatalkan sebelumnya.

"Berdasarkan informasi yang diperoleh dari para pemegang saham yang akan melakukan transaksi pengambilalihan, sampai dengan tanggal jawaban ini disampaikan, belum terdapat perjanjian definitif yang telah ditandatangani terkait Rencana Pengambilalihan Baru," tulis manajemen SINI dalam keterangannya pada Rabu (30/9/2026).

Saat ini, CUAN tercatat telah memiliki kepemilikan saham di SINI, baik secara langsung maupun tidak langsung, sebesar 27,78%. Namun, pasar masih menunggu kepastian apakah CUAN akan menambah porsi kepemilikannya secara signifikan atau tidak. Mengingat negosiasi masih bersifat dinamis, target waktu penyelesaian transaksi pun belum dapat dipastikan oleh manajemen.

Meski masih banyak tanda tanya mengenai angka pasti dan jadwal eksekusi, manajemen SINI memberikan angin segar bagi para pemegang saham. Mereka menyatakan bahwa sejauh ini tidak ditemukan adanya hambatan material yang berarti dalam proses negosiasi rencana aksi korporasi tersebut. Jika nantinya terdapat perkembangan signifikan, perusahaan berkomitmen untuk segera memberikan informasi kepada publik sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Melansir laporan dari jabarpos.id, pergerakan ini diprediksi akan menjadi katalis penting bagi pergerakan harga saham kedua emiten di masa mendatang.

Related Post