Jabarpos.id, Jakarta – Kabar gembira datang dari PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) milik konglomerat Prajogo Pangestu. Emiten energi terbarukan ini sukses mencatatkan kinerja cemerlang di semester pertama tahun 2025. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat 12,9% menjadi US$ 65,4 juta, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 57,9 juta.
Lonjakan laba ini sejalan dengan peningkatan pendapatan BREN hingga Juni 2025 yang mencapai US$ 300 juta, naik 3,4% dari US$ 290 juta pada Juni 2024. Data ini terungkap dari laporan keuangan perseroan yang disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Meskipun demikian, BREN juga mencatat peningkatan pada sejumlah beban, seperti depresiasi dan amortisasi yang naik menjadi US$ 47,7 juta. Beban kompensasi dan tunjangan karyawan sedikit menurun menjadi US$ 21,6 juta, sementara beban konsultasi dan teknisi meningkat menjadi US$ 7,2 juta. Tunjangan produksi kepada PGEO juga naik menjadi US$ 9,1 juta, sementara beban keuangan justru turun menjadi US$ 58,7 juta.
Faktor lain yang mempengaruhi kinerja BREN adalah penurunan kerugian kurs mata uang asing bersih menjadi US$ 397 ribu, penurunan pendapatan bunga menjadi US$ 5,8 juta, dan penurunan beban lain-lain bersih menjadi US$ 8,6 juta. Alhasil, laba sebelum pajak per Juni 2025 naik tipis menjadi US$ 152,3 juta dari US$ 143 juta.
Setelah dikurangi beban pajak penghasilan yang naik menjadi US$ 70,2 juta dari US$ 69,3 juta pada Juni 2024, laba tahun berjalan di semester I tahun ini tetap menunjukkan kenaikan signifikan menjadi US$ 82,1 juta dari US$ 73,6 juta.
Dari sisi aset, total aset BREN hingga semester I tahun 2025 mengalami penurunan tipis menjadi US$ 3,77 miliar dibandingkan akhir tahun 2024 yang sebesar US$ 3,78 juta. Kinerja positif ini tentu menjadi angin segar bagi para investor dan pemegang saham BREN.





