Bank Mega Syariah Ungkap Rahasia Laba Melesat di Tengah Tantangan Ekonomi

spot_img

jabarpos.id, Jakarta – Bank Mega Syariah berhasil mencatatkan kinerja gemilang pada semester I 2025 dengan membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp117,30 miliar, meningkat 3,46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Apa rahasia di balik kesuksesan ini?

Pertumbuhan laba ini didorong oleh strategi pendalaman bisnis di segmen ritel dan korporasi melalui pendekatan business-to-business-to-consumer (B2B2C), serta inovasi layanan digital dan sinergi dengan ekosistem CT Corp. Hal ini diungkapkan oleh Corporate Secretary Division Head Bank Mega Syariah, Hanie Dewita.

Baca juga:  Agenda Legislatif Tidak Termasuk RUU Penyitaan Aset
Bank Mega Syariah Ungkap Rahasia Laba Melesat di Tengah Tantangan Ekonomi
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Alhamdulillah, di tengah ekonomi yang menantang, hingga semester 1 2025 ini Bank Mega Syariah mampu mencatatkan kinerja yang positif," ujar Hanie, seperti dikutip jabarpos.id, Jumat (15/8/2025).

Ekspansi pembiayaan menjadi salah satu faktor utama pendorong pertumbuhan. Total pembiayaan Bank Mega Syariah melonjak 29,84% secara year-on-year (yoy) menjadi Rp9,55 triliun. Segmen komersial menjadi kontributor terbesar dengan outstanding lebih dari Rp5,72 triliun, tumbuh 25,40% yoy. Produk Syariah Card juga mencatat pertumbuhan fantastis, naik 193,21% yoy menjadi Rp194,19 miliar.

Baca juga:  Dana Besar Mendadak Buru Komoditas Fisik Ada Apa

Dari sisi pendanaan, Bank Mega Syariah berhasil meningkatkan dana murah (giro dan tabungan) sebesar 7,97% yoy menjadi lebih dari Rp3,27 triliun, sementara deposito naik 23,39% yoy menjadi Rp7,86 triliun. Secara keseluruhan, total Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 18,42% menjadi lebih dari Rp11,13 triliun.

Hanie menjelaskan bahwa peningkatan DPK dilakukan melalui berbagai inovasi produk dan optimalisasi layanan digital, seperti program Tabungan Mesya Berkah yang memberikan hadiah dan reward menarik.

Baca juga:  Strategi Baru BUMN: Perum Bakal Jadi PT, Lalu Dikelola Danantara?

Dengan kinerja positif ini, total aset Bank Mega Syariah tumbuh 9,28% yoy menjadi Rp17,75 triliun. Rasio Financing to Deposit Ratio (FDR) berada di angka 85,82%, naik dari 77,80% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kualitas aset juga tetap terjaga dengan rasio non-performing financing (NPF) gross pada level 0,99%.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Kia kenalkan K4 hatchback di Australia

Versi hatchback lima pintu dari Kia K4 sedan telah diungkapkan semalam, menjelang kedatangannya di Australia yang diperkirakan pada akhir tahun 2025. Foto pertama dari K4 versi hatchback terungkap dan...
Berita terbaru
Berita Terkait