Jabarpos.id – Saham emiten perbankan BUMN, Bank Rakyat Indonesia (BBRI), terus menunjukkan performa impresif. Sepanjang Agustus 2025 ini, harga saham BBRI telah melonjak 8,89% hingga mencapai Rp 4.040 per lembar, dengan kapitalisasi pasar menyentuh angka fantastis Rp 612,30 triliun. Kenaikan ini sejalan dengan tren positif yang terjadi di pasar saham secara umum.
Meskipun sempat terkoreksi 1,94% pada perdagangan hari ini mengikuti pelemahan pasar, BBRI tetap menjadi incaran investor. Data jabarpos.id mencatat, investor asing melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 144 miliar hari ini, menambah catatan positif net buy sebesar Rp 1,5 triliun dalam sepekan dan Rp 2,44 triliun dalam sebulan terakhir.

Banyak analis menilai bahwa harga saham BBRI saat ini masih undervalue, meskipun telah mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan data Refinitiv yang dikutip jabarpos.id, konsensus 18 analis memproyeksikan harga wajar saham BBRI mencapai Rp 4.775 per saham, yang berarti potensi kenaikan hampir 20%. Dari 18 sekuritas yang melakukan riset, 6 memberikan rekomendasi strong buy, 8 merekomendasikan buy, dan 4 merekomendasikan hold.
Senada dengan itu, survei Stockbit terhadap 39 analis menunjukkan bahwa 31 analis merekomendasikan beli, 7 merekomendasikan hold, dengan target harga rata-rata Rp 4.607.
Sebagai informasi tambahan, Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp26,53 triliun pada semester I-2025. Meskipun mengalami penurunan 11,25% secara tahunan (yoy), pendapatan bunga BRI naik 2,6% yoy menjadi Rp102,37 triliun. Aset BRI juga mengalami peningkatan sebesar 6,52% yoy menjadi Rp2.098,23 triliun pada periode yang sama.





