Beranda / Berita / IHSG Terbang Tinggi Menuju 36.000? Ini Kata Menteri Keuangan!

IHSG Terbang Tinggi Menuju 36.000? Ini Kata Menteri Keuangan!

IHSG Terbang Tinggi Menuju 36.000? Ini Kata Menteri Keuangan!

Jabarpos.id, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuat proyeksi mengejutkan. Ia meramalkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi meroket hingga mencapai level 36.000 pada tahun 2035 mendatang. Prediksi fantastis ini didasarkan pada keyakinannya terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang semakin kuat.

Purbaya menjelaskan, pandangan ini memerlukan perspektif jangka panjang, bukan sekadar analisis teknikal jangka pendek. Ia mengajak untuk melihat siklus bisnis di Indonesia dari tahun ke tahun. Sebagai contoh, pada tahun 2001, IHSG berada di level 300-an, kemudian melonjak menjadi 2.500 pada tahun 2008. Meskipun sempat terpuruk akibat krisis 2008, IHSG kembali bangkit dan mencapai 6.500 pada tahun 2018.

Baca juga:  Bank Sentral Korsel Jaga Won, Bunga Acuan Tetap!
IHSG Terbang Tinggi Menuju 36.000? Ini Kata Menteri Keuangan!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Menurut Purbaya, berdasarkan pengamatannya terhadap siklus bisnis yang berlangsung sekitar 7 hingga 10 tahun, IHSG mampu meningkat 4 hingga 6 kali lipat dari titik awal hingga puncak siklus. Saat ini, IHSG berada di level 8.100 dan diyakini memiliki potensi untuk terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Dulu juga saya nggak percaya 4 sampai 6 kali masuk nanti 26.000 sampai juga kayaknya seperti itu deh behavior ekonomi dan pasar saham kita. Jadi kalau kita bisa ciptakan siklus bisnis yang ekonomi yang tumbuh terus sampai 10 tahun Harusnya dia 4 sampai 6 kali kalau saya kemarin sekarang," ujar Purbaya dalam wawancara dengan CNBC Indonesia, Jumat (10/10/2025).

Baca juga:  Deddy Cobuzier Digugat ke PN Jakarta Pusat Terkait Pemberian Pangkat Letkol Tituler TNI AD

Purbaya menambahkan, jika Indonesia mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan tinggi, bukan tidak mungkin IHSG mencapai level 36.000. Ia mencontohkan, jika IHSG saat ini berada di level 7.000, maka dengan pertumbuhan 4 hingga 6 kali lipat, IHSG berpotensi mencapai 28.600 hingga 42.000.

Selama 10 tahun terakhir, ekonomi Indonesia hanya mampu tumbuh di kisaran 5%. Namun, Purbaya optimis bahwa ke depan, pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 6% bahkan menuju 8%. Pertumbuhan ini, menurutnya, akan didorong oleh fundamental ekonomi yang kuat, bukan sekadar spekulasi pasar. Dengan demikian, perusahaan-perusahaan akan tumbuh lebih besar dan nilai mereka di pasar saham pun akan meningkat seiring dengan perkembangan ukuran perusahaan.