close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

28.6 C
Jakarta
Selasa, Februari 10, 2026

Ekonomi RI Siap Ngebut? Sinyal dari Sang Menteri Keuangan

spot_img

Jabarpos.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengisyaratkan angin segar bagi perekonomian Indonesia. Ia melihat tanda-tanda bahwa laju pertumbuhan ekonomi akan semakin kencang dalam waktu dekat. Hal ini didorong oleh kebijakan pemerintah dalam mengoptimalkan dana idle melalui bank-bank BUMN.

Sejak pertengahan September lalu, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 200 triliun ke lima bank pelat merah. Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing menerima Rp 55 triliun, BTN Rp 25 triliun, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp 10 triliun.

Baca juga:  RI Berkilau: Sinyal Positif Ekonomi Buka Pintu Investasi Menggiurkan!
Ekonomi RI Siap Ngebut? Sinyal dari Sang Menteri Keuangan
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Purbaya mengungkapkan, dampak positif mulai terasa dari percepatan pertumbuhan kredit perbankan. Ia mencontohkan, Bank Mandiri mengalami peningkatan kredit hingga 11%, melonjak dari angka sebelumnya yang hanya berkisar 8%. "Jadi ada pick up kan ke atas, sudah naik. Itu bagus," ujarnya di Jakarta, seperti dikutip jabarpos.id pada Minggu (12/10/2025).

Efek positif lainnya, lanjut Purbaya, adalah peningkatan signifikan dalam peredaran uang primer (M0). Pertumbuhan uang primer telah mencapai 13%, jauh berbeda dengan kondisi sebelumnya yang stagnan di sekitar 0%.

Baca juga:  Propam Polri Amankan 5 personel Satres Narkoba Polresta Barelang

"Dan tinggal tunggu waktu saja ekonomi secara keseluruhan akan semakin cepat," tegas Purbaya.

Jabarpos.id mencatat, Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa uang primer (M0) yang disesuaikan per September 2025 mencapai Rp 2.152,4 triliun. Uang primer sendiri merupakan uang yang diterbitkan oleh bank sentral, meliputi uang kartal (koin dan uang kertas) yang beredar di masyarakat serta cadangan bank, yaitu simpanan bank umum di bank sentral. Fungsi utamanya adalah sebagai fondasi bagi penciptaan bentuk uang lain dalam perekonomian.

Baca juga:  Saham Gorengan Bikin Geger Istana, OJK Pasang Badan!

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa uang primer tumbuh 18,6% (yoy) pada September, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 7,3% (yoy). "Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 37,0% (yoy) dan uang kartal yang diedarkan sebesar 13,5% (yoy)," kata Denny dalam keterangan resmi BI, seperti dikutip jabarpos.id.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Mau Hidup Sehat Tanpa Ribet? Galaxy Watch 7 Jawabannya!

Bosan dengan hidup yang kurang sehat? Ingin lebih aktif dan memantau kondisi tubuh dengan mudah? Samsung Galaxy Watch 7 hadir dengan segudang fitur canggih...
Berita terbaru
Berita Terkait