Jabarpos.id – Pasar keuangan Indonesia menunjukkan dinamika yang menarik perhatian para investor. Chief Investment Officer UOB Asset Management Indonesia, Albert Z. Budiman, mengungkapkan adanya fenomena anomali dalam pergerakan modal asing di pasar modal Indonesia.
Dalam dua bulan terakhir, terjadi arus keluar modal (capital outflow) dari pasar obligasi. Namun, di sisi lain, pasar saham justru mencatat arus masuk modal (inflow) selama periode Agustus hingga Oktober. Kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan besar di kalangan pelaku pasar.

Menurut Budiman, anomali ini tidak terlepas dari perkembangan situasi pasar keuangan global, kinerja data ekonomi Indonesia, serta dampak ekonomi global, termasuk katalis yang berasal dari Amerika Serikat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,04% pada kuartal III-2025 dianggap cukup positif dibandingkan negara-negara berkembang lainnya. Hal ini membuka potensi masuknya aliran dana asing ke dalam negeri.
Lantas, bagaimana sebenarnya persepsi investor terhadap pasar keuangan Indonesia? Faktor-faktor apa saja yang menjadi pertimbangan utama mereka? Dan bagaimana pula kebijakan ekonomi yang akan diambil oleh pemerintahan Prabowo dapat mempengaruhi minat investasi di Indonesia? Semua pertanyaan ini menjadi kunci untuk memahami arah pasar keuangan Indonesia ke depan.




