Beranda / Berita / Rahasia Huruf ‘K’ di Balik Harga: Bukan Sekadar Singkatan Biasa!

Rahasia Huruf ‘K’ di Balik Harga: Bukan Sekadar Singkatan Biasa!

Rahasia Huruf 'K' di Balik Harga: Bukan Sekadar Singkatan Biasa!

Jabarpos.id – Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa harga barang seringkali ditulis dengan tambahan huruf "K" di belakangnya? Misalnya, 20K untuk sebuah makanan atau 100K untuk pakaian. Fenomena ini memang cukup umum, namun tahukah Anda dari mana asal-usul penggunaan "K" sebagai pengganti "ribu"?

Ternyata, "K" bukanlah singkatan sembarangan. Menurut penelusuran jabarpos.id dari berbagai sumber, "K" berasal dari kata "kilo," sebuah unit pengukuran dalam Sistem Satuan Internasional (SI). Kilo sendiri memiliki arti 1.000, seperti dalam kilometer (1.000 meter) atau kilogram (1.000 gram).

Baca juga:  Dosen Matematika Jadi Miliarder? Rahasianya Bikin Geleng-Geleng Kepala!
Rahasia Huruf 'K' di Balik Harga: Bukan Sekadar Singkatan Biasa!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Penggunaan "K" untuk menggantikan "ribu" sudah cukup lama. Catatan sejarah menunjukkan bahwa istilah ini telah digunakan sejak pertengahan 1940-an. Bahkan, istilah ini tercatat dalam glosarium buku teks Basic Electrical Engineering terbitan McGraw-Hill’s pada tahun 1945.

Selain dalam konteks harga, "K" juga sering digunakan dalam dunia teknologi, terutama untuk menunjukkan resolusi gambar. Misalnya, resolusi 2K berarti 2.560 x 1.440 piksel, sementara resolusi 4K berarti 3.840 x 2.160 piksel.

Baca juga:  Telkom Alami Pergeseran Kepemilikan Saham Ini Detailnya

Jadi, lain kali Anda melihat harga dengan embel-embel "K," Anda sudah tahu bahwa itu berarti ribuan. Misalnya, IDR 50K berarti Rp 50.000. Namun, perlu diingat bahwa jika tidak ada keterangan mata uang, "K" biasanya mengacu pada mata uang yang berlaku di negara tersebut.