JABARPOS.ID – Di tengah ramainya pasar otomotif Indonesia dengan kendaraan listrik, Mazda Indonesia memilih strategi unik untuk tetap bersaing. Alih-alih sepenuhnya beralih ke mobil listrik, pabrikan asal Jepang ini justru fokus pada nilai-nilai yang selama ini diusungnya.
Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa penjualan mobil listrik terus meroket. Namun, Mazda Indonesia tetap yakin dengan strategi bisnisnya.

Ricky Thio, President Director Mazda Indonesia, mengungkapkan bahwa pihaknya konsisten dengan "value" yang ditawarkan kepada konsumen. Filosofi desain "KODO Design" yang berarti "Soul of Motion" serta konsep Jinba-Ittai yang menekankan kesatuan antara pengemudi dan kendaraan, menjadi daya tarik utama Mazda.
"Kami percaya bahwa konsumen kami mencari sesuatu yang lebih dari sekadar kendaraan. Mereka mencari pengalaman berkendara yang emosional dan personal," ujar Ricky Thio dalam wawancara di CNBC Indonesia.
Untuk menghadapi gejolak ekonomi global dan menjaga daya beli konsumen, Mazda Indonesia fokus pada efisiensi produksi dan strategi pemasaran yang selaras dengan kebutuhan konsumen. Langkah ini diharapkan dapat mempertahankan posisi Mazda di segmen premium.
Lantas, bagaimana strategi pengembangan bisnis Mazda Indonesia menghadapi tantangan bisnis di tahun 2026? Simak selengkapnya dalam wawancara Dina Gurning dengan Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) and President Director Mazda Indonesia, Ricky Thio di CNBC Indonesia.





