Aksi Diam Edwin Soeryadjaya Borong Saham SRTG

Author Image

Endang Wulansari

29 September 2026, 04:04 WIB

Jabarpos.id – Dunia pasar modal tanah air kembali dikejutkan dengan langkah strategis yang dilakukan oleh salah satu tokoh konglomerat ternama Indonesia. Edwin Soeryadjaya, sosok di balik kesuksesan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), dilaporkan baru saja menambah porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan investasi tersebut secara bertahap.

Berdasarkan data keterbukaan informasi yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), Edwin yang saat ini menjabat sebagai Dewan Komisaris melakukan aksi beli saham dalam dua sesi berbeda. Langkah ini dilakukan secara langsung tanpa menggunakan skema perjanjian jual kembali atau Repurchase Agreement (repo), yang mengindikasikan bahwa transaksi ini murni merupakan langkah investasi jangka panjang.

Aksi Diam Edwin Soeryadjaya Borong Saham SRTG
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Rincian transaksi pertama tercatat terjadi pada 24 September 2026. Dalam sesi tersebut, Edwin menyerap sebanyak 210.000 lembar saham SRTG dengan harga Rp1.786 per lembar. Jika dikalkulasikan, nilai transaksi pertama ini mencapai angka Rp375,06 juta. Tak berhenti di situ, keesokan harinya pada 25 September 2026, ia kembali melakukan pembelian sebanyak 150.000 lembar saham dengan harga Rp1.770 per lembar, atau senilai Rp265,5 juta.

Secara keseluruhan, Edwin Soeryadjaya telah menggelontorkan dana sekitar Rp640,56 juta untuk mengamankan total 360.000 lembar saham baru. Aksi borong ini berdampak pada peningkatan persentase kepemilikan sahamnya. Jika sebelumnya ia menguasai 4.877.383.290 lembar saham atau setara dengan 35,9561%, kini kepemilikannya melonjak menjadi 4.877.743.290 lembar saham dengan hak suara sebesar 35,9587%.

Langkah Edwin ini dinilai oleh banyak pengamat sebagai sinyal kepercayaan diri yang tinggi terhadap prospek masa depan Saratoga. Sebagai figur sentral yang telah menduduki kursi Komisaris Utama sejak awal 1997, keterlibatan aktif Edwin dalam menambah asetnya di SRTG memberikan sentimen positif bagi para investor ritel maupun institusi.

Rekam jejak Edwin Soeryadjaya memang tidak perlu diragukan lagi. Memulai karier profesionalnya di Astra International pada tahun 1978, ia merupakan putra dari pendiri raksasa diversifikasi tersebut. Setelah sempat menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Astra, ia memutuskan untuk membangun jalan mandiri dengan mendirikan Saratoga.

Saat ini, pengaruh Edwin meluas ke berbagai sektor industri strategis. Selain di Saratoga, ia juga memegang peran penting sebagai Presiden Komisaris di PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (sebelumnya Adaro Energy), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk di sektor menara telekomunikasi, PT Merdeka Copper Gold Tbk di sektor pertambangan, hingga PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk di industri otomotif. Melalui laporan yang dihimpun dari jabarpos.id, aksi korporasi ini mempertegas dominasi dan optimisme Edwin terhadap stabilitas portofolio investasinya.

Related Post