Beranda / Berita / Jabarpos.id, Jakarta – Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO) terus menggencarkan upaya perlindungan investor di tengah geliat pasar kripto yang semakin dinamis. Ketua Umum ASPAKRINDO, Robby Bun, menyoroti krusialnya peran Organisasi Pengatur Mandiri (SRO) yang meliputi bursa, kliring, kustodi, dan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jabarpos.id, Jakarta – Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO) terus menggencarkan upaya perlindungan investor di tengah geliat pasar kripto yang semakin dinamis. Ketua Umum ASPAKRINDO, Robby Bun, menyoroti krusialnya peran Organisasi Pengatur Mandiri (SRO) yang meliputi bursa, kliring, kustodi, dan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jabarpos.id, Jakarta - Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO) terus menggencarkan upaya perlindungan investor di tengah geliat pasar kripto yang semakin dinamis. Ketua Umum ASPAKRINDO, Robby Bun, menyoroti krusialnya peran Organisasi Pengatur Mandiri (SRO) yang meliputi bursa, kliring, kustodi, dan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kripto Aman? Begini Cara Lindungi Aset Digitalmu!

Robby menjelaskan bahwa OJK bertindak sebagai pengawas utama, sementara bursa, kliring, dan kustodi bertanggung jawab atas penyimpanan dan pengelolaan aset kripto. Koordinasi yang solid antar lembaga ini menjadi kunci untuk mencegah miskomunikasi dan menutup celah risiko yang mungkin timbul.

Jabarpos.id, Jakarta - Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO) terus menggencarkan upaya perlindungan investor di tengah geliat pasar kripto yang semakin dinamis. Ketua Umum ASPAKRINDO, Robby Bun, menyoroti krusialnya peran Organisasi Pengatur Mandiri (SRO) yang meliputi bursa, kliring, kustodi, dan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dalam acara Coffee Morning CNBC Indonesia bertajuk "Catching a New Dawn: A Big Opportunity in Crypto Investment" pada Rabu (30/7/2025), Robby menekankan pentingnya mekanisme pengawasan yang terstruktur. "Dengan adanya bursa, kliring, dan kustodi, penempatan aset tidak lagi terpusat di satu titik. Risiko penyalahgunaan oleh pedagang dapat diminimalkan karena penempatan fiat berada di kliring, dan aset berada di kustodi," ujarnya.

Baca juga:  Waspada! Uang Rakyat Raib Triliunan Rupiah, Setiap Hari Ribuan Orang Jadi Korban

Robby menambahkan, "Kalau pun ada yang mau ‘nakal’, tidak akan separah itu. Mungkin hanya cukup untuk beli nasi goreng, tapi tidak untuk membeli rumah mewah."

Selain itu, ASPAKRINDO bersama SRO terus memantau informasi yang beredar terkait aset kripto, sesuai dengan amanat dari OJK. Edukasi mengenai kripto juga terus digalakkan, bahkan telah menjangkau wilayah-wilayah pelosok dari Aceh hingga Gorontalo.

Baca juga:  Jabarpos.id - Kisah unik datang dari perusahaan rokok legendaris 'Bentoel' yang telah menemani masyarakat Indonesia sejak era 1930-an di Malang, Jawa Timur. Siapa sangka, di balik kesuksesan Bentoel menjadi produsen rokok terbesar ketiga di Indonesia, terdapat cerita menarik tentang mimpi seorang pendiri.

"Dengan semangat yang ada, kami berharap industri kripto dapat menjadi lebih baik dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat," pungkas Robby.