Jabarpos.id – Usai menikmati libur panjang Lebaran 2026, masyarakat perlu mengetahui jadwal operasional terbaru dari bank-bank BUMN. Penyesuaian jadwal ini penting agar transaksi dan aktivitas perbankan dapat berjalan lancar.
Penyesuaian operasional bank ini mengikuti Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026. SKB tersebut menetapkan libur nasional Nyepi pada 19 Maret 2026, Idul Fitri pada 21-22 Maret 2026, serta cuti bersama Nyepi (18 Maret 2026) dan Idul Fitri (20, 23, 24 Maret 2026).

Berikut adalah rincian jadwal operasional beberapa bank BUMN setelah libur Lebaran:
-
Bank Mandiri: Telah melakukan penyesuaian operasional selama libur Lebaran dengan jam layanan pukul 08:00-15:00. Transaksi tetap dapat dilakukan melalui ATM, CRM, Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, dan Livin’ Merchant. Operasional normal kembali setelah periode libur.
-
BRI: Beberapa kantor cabang telah beroperasi terbatas pada 18 dan 20 Maret 2026. Operasional normal dimulai 23-24 Maret 2026 pukul 08:00-15:00 WIB. Layanan digital BRImo, jaringan ATM, merchant, dan Agen BRILink tetap tersedia. Layanan informasi dan bantuan 24 jam dapat diakses melalui Sabrina (WhatsApp 0812 1214 017) atau Contact BRI (1500017).
-
BNI: Menerapkan operasional terbatas di sejumlah kantor cabang pada 20 dan 23 Maret 2026. Layanan operasional normal kembali setelahnya. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan digital wondr by BNI, BNIdirect, ATM, dan layanan perbankan elektronik lainnya.
-
BSI: Menyediakan layanan operasional terbatas di 162 kantor cabang selama libur Lebaran. Daftar outlet dapat diakses di website resmi bank. Layanan digital BYOND, BSI Call 14040, ATM, CRM, dan BSI Agen tetap optimal.
-
BTN: Menggelar layanan operasional terbatas pada titik, tanggal, dan jam operasional tertentu selama libur Nyepi dan Idul Fitri. Layanan digital BTN di aplikasi balé by BTN tetap dapat digunakan.
Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan digital yang disediakan masing-masing bank untuk kemudahan transaksi selama periode penyesuaian operasional.




