Beranda / Berita / Robert Kiyosaki Bongkar Cara Termudah Jadi Kaya

Robert Kiyosaki Bongkar Cara Termudah Jadi Kaya

Robert Kiyosaki Bongkar Cara Termudah Jadi Kaya

Jakarta – Robert Kiyosaki, investor kawakan sekaligus penulis buku fenomenal Rich Dad Poor Dad, kembali memantik perdebatan di kalangan pegiat finansial. Dalam sebuah pernyataan yang dikutip jabarpos.id, Kiyosaki secara mengejutkan mengungkapkan bahwa salah satu strategi paling efektif untuk mencapai kekayaan justru terletak pada pemanfaatan utang. Pandangan ini menantang pemahaman konvensional tentang pengelolaan keuangan, namun Kiyosaki punya argumen kuat di baliknya.

Menurut Kiyosaki, kunci utamanya adalah membedakan antara "utang baik" dan "utang buruk". Utang buruk, jelasnya, adalah pinjaman yang digunakan untuk membiayai liabilitas atau pengeluaran konsumtif yang nilainya cenderung menyusut seiring waktu, seperti cicilan kendaraan pribadi, barang mewah, atau biaya liburan. Pengeluaran semacam ini, kata Kiyosaki, bukanlah prioritas yang akan menambah kekayaan.

Baca juga:  Rupiah Terancam? BI Siapkan 7 Jurus Jitu Hadapi Gempuran Dolar!
Robert Kiyosaki Bongkar Cara Termudah Jadi Kaya
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Sebaliknya, utang baik adalah pinjaman yang dialokasikan untuk mengakuisisi aset produktif yang secara konsisten menghasilkan arus kas positif ke dalam kantong pribadi setiap bulannya. Contoh konkret dari utang jenis ini adalah pinjaman untuk properti investasi, modal ventura, atau bisnis yang memiliki potensi pertumbuhan. "Aturan uang yang baru mengharuskan utang jika Anda ingin menjadi kaya. Syaratnya, utang itu haruslah utang baik," tegas Kiyosaki.

Baca juga:  Tarif Trump Bikin Bankir Ketar-Ketir?

Untuk memperjelas konsepnya, Kiyosaki memberikan ilustrasi skema utang baik. Misalkan, sebuah aset properti dibeli seharga US$100.000. Dari jumlah tersebut, US$80.000 dibiayai melalui pinjaman dengan bunga 5%, sementara sisanya US$20.000 dibayar tunai dari dana pribadi. Dengan perhitungan hipotek sederhana, biaya tahunan untuk pinjaman ini diperkirakan sekitar US$8.500.

Apabila properti tersebut mampu menghasilkan pendapatan sewa sebesar US$11.000 per tahun, maka setelah dikurangi biaya pinjaman, pendapatan bersih yang diterima adalah US$2.500 ($11.000 – $8.500). Dari skema ini, keuntungan investasi dari modal pribadi sebesar US$20.000 adalah 12,5% (US$2.500 dibagi US$20.000). Angka 12,5% ini, menurut Kiyosaki, jauh melampaui rata-rata keuntungan yang didapat dari investasi gaya konvensional.

Baca juga:  BTN Siapkan Kejutan! KPR Syariah dan Rumah Subsidi Jadi Fokus Utama

Kiyosaki menekankan bahwa strategi ini memang membutuhkan tingkat kecerdasan finansial yang tinggi untuk dapat diimplementasikan dengan tepat. Namun, ketika dilakukan dengan benar, pemanfaatan utang baik dapat menjadi akselerator ampuh untuk mencapai kebebasan finansial dan mempercepat akumulasi kekayaan.