Terungkap Saham Incaran Investor Asing

Author Image

Endang Wulansari

23 Juli 2026, 08:04 WIB

Jakarta – Di tengah keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan BI Rate di level 5,25% pada perdagangan Rabu (22/7/2026), pasar modal Indonesia menunjukkan dinamika menarik. Meskipun investor asing secara keseluruhan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp920,3 miliar di seluruh pasar, ada sejumlah saham yang justru menjadi target akumulasi signifikan. Informasi ini dihimpun oleh jabarpos.id.

Saham PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) menjadi primadona, diborong asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp297,7 miliar. Mayoritas transaksi ini, tepatnya Rp297,8 miliar, terjadi melalui pasar negosiasi, menandakan adanya kesepakatan besar di luar bursa reguler.

Terungkap Saham Incaran Investor Asing
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Selain APIC, beberapa emiten lain juga menarik perhatian investor global. PT Timah Tbk (TINS) mencatat net foreign buy Rp55,5 miliar, diikuti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan Rp48,9 miliar. Tak ketinggalan, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dikoleksi senilai Rp44,5 miliar, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Rp32,9 miliar, serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp27,3 miliar. Dominasi saham dari sektor energi dan komoditas masih terlihat jelas dalam daftar ini, disusul oleh saham perbankan dan infrastruktur.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sendiri harus mengakhiri reli sembilan hari berturut-turut, ditutup melemah tipis 0,09% ke level 6.334,48. Sebanyak 367 saham terkoreksi, sementara 281 menguat dan 317 stagnan. Total transaksi mencapai Rp18,52 triliun dengan volume 44,63 miliar saham. Keputusan BI untuk menahan suku bunga acuan sebenarnya sesuai ekspektasi pasar dan sempat memberikan sentimen positif. Namun, penguatan dolar AS di tengah proyeksi suku bunga Amerika Serikat yang akan tetap tinggi dalam jangka waktu lebih lama, membuat investor asing cenderung sangat selektif dalam menempatkan dananya di pasar negara berkembang seperti Indonesia.

Related Post