Negara Hemat Triliunan Rupiah Aset Ini Kuncinya

Author Image

Endang Wulansari

9 September 2026, 12:04 WIB

Jakarta – Sebuah kabar menggembirakan datang dari pengelolaan aset negara. Hingga Juli 2026, sebanyak 1.121 Barang Milik Negara (BMN) telah dioptimalkan untuk berbagai program prioritas pemerintah, menghasilkan efisiensi anggaran yang fantastis mencapai Rp 7,67 triliun. Informasi ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Evita Manthovani, seperti dilaporkan jabarpos.id.

Pemanfaatan BMN ini bukan sekadar angka, melainkan wujud nyata dukungan terhadap hajat hidup masyarakat. Evita merinci, 688 BMN telah dialokasikan untuk pembangunan 166 unit Sekolah Rakyat, memberikan akses pendidikan yang lebih luas. Tak hanya itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga turut merasakan manfaatnya, dengan 358 BMN berupa tanah dan/atau bangunan yang mendukung inisiatif tersebut, di mana 134 di antaranya sudah mendapat persetujuan sewa. Sementara itu, untuk mewujudkan target 3 Juta Rumah, BMN pada 10 lokasi seluas 138,85 hektare telah ditetapkan untuk mendukung program perumahan rakyat.

Negara Hemat Triliunan Rupiah Aset Ini Kuncinya
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Evita menegaskan bahwa pengelolaan BMN yang efektif bukan hanya sekadar administrasi, melainkan sebuah instrumen vital dalam mempercepat pelaksanaan program strategis pemerintah sekaligus menciptakan efisiensi anggaran yang signifikan. Optimalisasi aset yang sebelumnya belum termanfaatkan, lanjutnya, secara langsung berkontribusi pada penghematan belanja modal dan biaya pemeliharaan, menjadikan setiap rupiah fiskal bekerja lebih optimal.

Menatap tahun 2027, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) telah memasang target ambisius. Mereka berencana mengoptimalkan utilisasi 7.611 BMN, mengembangkan empat aplikasi inti DJKN untuk meningkatkan layanan, serta menyusun 15 rekomendasi strategis guna mendukung Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN). Dukungan ini diarahkan pada penyediaan aset potensial untuk Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, hingga fasilitas penunjang Program Makan Bergizi Gratis.

Lebih jauh lagi, DJKN juga berkomitmen untuk mendukung pengelolaan kekayaan negara bagi sektor perumahan, kemandirian energi, hilirisasi industri, serta pengembangan koperasi desa dan kelurahan. Penguatan data aset dan transformasi digital menjadi pilar utama dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan layanan mereka. "Setiap aset negara yang dikelola DJKN dengan baik adalah Rupiah Fiskal yang bekerja untuk rakyat," pungkas Evita, menekankan pentingnya setiap aset dalam menopang kesejahteraan bangsa.

Related Post