Saham VICI Rp1,25 T Pindah Tangan Terungkap Pembelinya

Author Image

Endang Wulansari

11 September 2026, 00:04 WIB

Kabar mengenai perpindahan kepemilikan saham PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) senilai fantastis Rp1,25 triliun pada perdagangan Kamis, 10 September 2026, kini mulai terkuak. Informasi yang dihimpun jabarpos.id menunjukkan bahwa transaksi masif ini bukan sekadar jual beli biasa di pasar, melainkan sebuah perpindahan kepemilikan strategis antar dua pemegang saham utama perseroan.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Beauty Brands International Pte Ltd, entitas asing yang sebelumnya menjadi salah satu pemegang saham signifikan VICI, telah melepas seluruh kepemilikannya. Sebanyak 1,677 miliar saham, atau setara 25% dari total saham perseroan, berpindah tangan dengan harga Rp747 per lembar saham. Dalam laporannya, perusahaan asal Singapura ini secara eksplisit menyatakan tujuan transaksi tersebut adalah penjualan saham.

Saham VICI Rp1,25 T Pindah Tangan Terungkap Pembelinya
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Pada hari yang sama, identitas pembeli saham jumbo tersebut terungkap: Sukses Sejati Sejahtera. Pihak ini mengakuisisi jumlah saham yang persis sama, yakni 1,677 miliar lembar, dengan harga serupa Rp747 per saham. Tujuan transaksi ini, sebagaimana dilaporkan, adalah untuk investasi jangka panjang dalam prospek bisnis VICI.

Dengan akuisisi ini, kepemilikan Sukses Sejati Sejahtera di VICI melonjak signifikan. Dari sebelumnya 4,021 miliar saham (59,95%), kini menjadi 5,698 miliar saham, atau setara 84,95% dari total saham VICI. Laporan juga menyebutkan bahwa Sukses Sejati Sejahtera memiliki keterkaitan dengan jajaran direksi VICI, dan kini secara resmi menegaskan statusnya sebagai pengendali utama perseroan, bertekad mempertahankan kendali penuh. Sementara itu, Beauty Brands International Pte Ltd kini tidak lagi memiliki saham VICI, dengan kepemilikannya turun menjadi nol setelah transaksi ini.

Transaksi masif ini turut menjelaskan lonjakan data perdagangan pasar yang sempat membingungkan. Tercatat, 16,77 juta lot saham VICI berpindah tangan pada harga rata-rata Rp747, menggenapi nilai transaksi sekitar Rp1,25 triliun. Dampaknya, data net sell asing pada hari itu melambung hingga Rp1,95 triliun. Namun, jika transaksi VICI ini dikecualikan, net foreign sell sebenarnya berada di kisaran Rp700 miliar, menunjukkan skala pengaruh dari perpindahan kepemilikan tunggal ini terhadap statistik pasar.

Perpindahan kepemilikan strategis ini menandai babak baru bagi VICI, dengan kendali penuh kini berada di tangan entitas lokal yang terafiliasi dengan manajemen, sementara investor asing telah sepenuhnya hengkang dari daftar pemegang saham.

Related Post