Misteri Borong Rumah Mewah Larry Ellison

Author Image

Endang Wulansari

3 Oktober 2026, 21:04 WIB

Jabarpos.id – Dunia bisnis kembali dikejutkan oleh langkah tak terduga dari salah satu orang terkaya di planet ini. Larry Ellison, sosok di balik kesuksesan raksasa teknologi Oracle, dilaporkan tengah melakukan aksi "borong" properti secara diam-diam di Amerika Serikat. Bukan untuk membangun istana baru bagi dirinya sendiri, melainkan untuk sebuah tujuan yang jauh lebih spesifik dan terencana.

Berdasarkan laporan terbaru yang dihimpun dari berbagai sumber kredibel, Ellison telah mengamankan sejumlah rumah mewah di sebuah kawasan hunian eksklusif dengan sistem keamanan tinggi di Boynton Beach, Florida. Langkah strategis ini dilakukan bukan tanpa alasan, melainkan untuk mengakomodasi kebutuhan operasional kehidupan pribadinya yang sangat kompleks.

Misteri Borong Rumah Mewah Larry Ellison
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Melansir data yang dihimpun, Ellison tercatat telah menggelontorkan dana fantastis mencapai hampir US$ 10 juta atau setara dengan Rp 178,8 miliar pada tahun 2023 lalu. Dalam transaksi tersebut, ia tidak hanya membeli satu unit, melainkan langsung memborong delapan rumah sekaligus di kawasan tersebut.

Lantas, untuk apa rumah-rumah tersebut? Ternyata, delapan hunian mewah tersebut dipersiapkan sebagai tempat tinggal bagi para staf khusus keluarga Ellison. Hal ini mencakup asisten pribadi hingga tutor khusus bagi anak-anaknya. Dengan menempatkan para staf di kawasan yang berjarak sekitar 30 menit dari kediaman utamanya, Ellison dapat memastikan seluruh kebutuhan keluarganya terpenuhi dengan cepat, namun tetap menjaga jarak yang cukup agar privasi keluarganya tidak terganggu.

Fenomena ini sebenarnya mencerminkan tren baru di kalangan kaum ultra-kaya atau ultra-high-net-worth individuals. Seiring dengan semakin luasnya portofolio properti pribadi mereka, para miliarder dunia kini cenderung membangun "ekosistem" hunian. Mereka membeli deretan rumah di sekitar kediaman utama untuk menempatkan seluruh tim pendukung, mulai dari pengawal, koki, hingga guru privat. Strategi ini dianggap paling efektif untuk menyeimbangkan antara efisiensi kerja staf dan kebutuhan akan privasi yang sangat ketat.

Sebelum aksi borong di Boynton Beach, Ellison juga diketahui telah melakukan investasi properti yang sangat masif. Pada tahun 2022, ia sempat membeli sebuah kompleks tepi laut yang sangat mewah di Manalapan, Florida, dengan nilai mencapai US$ 173 juta atau sekitar Rp 3,09 triliun.

Menariknya, Ellison bukan satu-satunya taipan yang menerapkan strategi "pemukiman staf" ini. CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg, juga dilaporkan melakukan langkah serupa. Zuckerberg diketahui telah membeli sejumlah rumah di wilayah Palo Alto, California, yang tujuannya adalah untuk membangun kompleks hunian khusus bagi anggota keluarga dan tim pendukungnya agar tetap berada dalam satu zona kendali yang aman.

Langkah para miliarder ini menunjukkan bahwa bagi mereka, kemewahan bukan lagi sekadar tentang luasnya bangunan, melainkan tentang bagaimana menciptakan ekosistem kehidupan yang privat, aman, dan sangat efisien.

Related Post