Lompatan Digital BTN Tembus Rp 103 Triliun

Author Image

Endang Wulansari

13 Oktober 2026, 18:31 WIB

Jabarpos.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BBTN mencatatkan prestasi gemilang dalam transformasi digitalnya. Melalui aplikasi andalan terbaru, by BTN, bank pelat merah ini berhasil mencatatkan lonjakan transaksi yang sangat signifikan hingga kuartal ketiga tahun 2026. Performa ini menjadi bukti nyata keberhasilan strategi modernisasi perbankan yang tengah digalakkan oleh manajemen.

Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, mengungkapkan bahwa hingga September 2026, aplikasi by BTN telah memproses sebanyak 2,23 miliar transaksi. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat, yakni mencapai 46 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini sejalan dengan basis pengguna aplikasi yang kini telah menyentuh angka 5.021.503 pengguna, atau melonjak 51 persen secara tahunan.

Lompatan Digital BTN Tembus Rp 103 Triliun
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dampak dari pertumbuhan pengguna yang masif ini terlihat pada nilai transaksi yang dibukukan. Hingga akhir September 2026, nilai transaksi melalui aplikasi by BTN menembus angka fantastis sebesar Rp103,53 triliun. Capaian ini mencerminkan kenaikan sebesar 44 persen secara tahunan, yang menandakan kepercayaan nasabah terhadap ekosistem digital BTN semakin kuat.

"Pencapaian lima juta pengguna ini adalah prestasi yang patut kita banggakan. Hanya dalam waktu sekitar satu setengah tahun sejak peluncurannya, by BTN telah bertransformasi menjadi pilar penting dalam proses modernisasi BTN," ujar Nixon dalam keterangan resminya, Selasa (13/10/2026).

Nixon menjelaskan bahwa kunci utama dari pertumbuhan eksponensial ini adalah perluasan fungsi aplikasi. Saat ini, by BTN tidak lagi sekadar aplikasi perbankan biasa, melainkan telah berkembang menjadi sebuah super app. Dengan lebih dari 764 fitur, aplikasi ini mampu melayani berbagai kebutuhan harian nasabah, mulai dari transaksi perbankan dasar, pembelian tiket pesawat, hotel, tiket kereta api, hingga layanan kereta cepat Whoosh.

Tak hanya itu, nasabah juga dapat membeli pulsa, paket data, voucher belanja, hingga mengakses layanan wisata dan acara tertentu. BTN juga memperkuat ekosistem propertinya melalui fitur by Properti, yang memudahkan masyarakat mencari hunian sekaligus mengakses solusi pembiayaan rumah dalam satu genggaman.

Keberhasilan digitalisasi ini juga memberikan dampak positif langsung terhadap kesehatan finansial perusahaan. Hingga September 2026, perolehan dana pihak ketiga (DPK) melalui ekosistem digital BTN tumbuh agresif sebesar 30 persen. Selain itu, pendapatan berbasis komisi atau fee-based income juga meroket hingga 42 persen secara tahunan.

Menatap masa depan, Nixon menekankan bahwa fokus perusahaan selanjutnya adalah meningkatkan kualitas keterlibatan (engagement) pengguna. BTN berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai sektor, mulai dari merchant, pendidikan, transportasi, kesehatan, hingga pariwisata.

Namun, di tengah pesatnya pertumbuhan transaksi, BTN tetap menempatkan keamanan sebagai prioritas utama. Nixon menegaskan bahwa pengembangan teknologi harus dibarengi dengan penguatan sistem keamanan siber dan edukasi kepada nasabah. Menurutnya, tantangan kejahatan digital tidak hanya terletak pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada pemahaman masyarakat dalam menggunakan teknologi tersebut secara aman.

Related Post