Strategi Baru WIKA Lepas Saham Anak Usaha

Author Image

Endang Wulansari

27 Oktober 2026, 04:04 WIB

<strong>Jabarpos.id – Raksasa konstruksi negara, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA, tengah melakukan langkah strategis besar dalam upaya memperkuat struktur internal perusahaan. Dalam upaya menata ulang portofolio bisnisnya, WIKA secara resmi mengumumkan pelepasan seluruh kepemilikan sahamnya pada PT Wijaya Karya Industri Energi (WINNER). Langkah ini diambil sebagai bagian dari agenda besar restrukturisasi grup guna menciptakan efisiensi yang lebih tinggi.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi divestasi ini dilakukan dengan mengalihkan seluruh porsi saham WIKA kepada PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi (WIKA REKON). Transaksi yang terjadi pada 21 Oktober 2026 ini melibatkan pengalihan sebanyak 50.917.600 lembar saham WINNER. Jika dipresentasikan dalam angka persentase, jumlah tersebut setara dengan 44,18% dari total seluruh saham yang telah diterbitkan oleh perusahaan energi tersebut.

Strategi Baru WIKA Lepas Saham Anak Usaha
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Nilai dari transaksi pengalihan saham ini tercatat sebesar Rp641.000.000. Sebelum adanya aksi korporasi ini, WIKA memegang kendali sebesar 44,18% saham di WINNER, sementara WIKA REKON memegang 55,82%. Dengan selesainya transaksi ini, struktur kepemilikan akan mengalami perubahan signifikan. Perlu dicatat bahwa transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi, mengingat WIKA masih memegang peran sebagai pemegang saham pengendali di WIKA REKON dengan kepemilikan mayoritas mencapai 98,94%.

Manajemen WIKA menjelaskan bahwa keputusan untuk melepas saham ini bukanlah tanpa alasan. Langkah tersebut merupakan bagian dari program penataan atau streamlining di lingkungan WIKA Grup. Fokus utamanya adalah untuk mengoptimalkan portofolio investasi serta menyederhanakan struktur kepemilikan pada berbagai anak perusahaan. Dengan struktur yang lebih ramping, diharapkan koordinasi antar unit bisnis dalam grup dapat berjalan lebih lincah dan efektif.

Selain untuk efisiensi organisasi, langkah ini juga selaras dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun buku 2026. Melalui divestasi ini, perusahaan mendapatkan suntikan dana segar sebesar Rp641 juta yang diharapkan dapat mendukung arus kas perseroan. Menariknya, langkah berani ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan strategis yang diberikan oleh PT Danantara Asset Management, yang saat ini bertindak sebagai pemegang saham mayoritas di WIKA.

Pihak manajemen WIKA juga memberikan jaminan kepada para investor bahwa seluruh proses ini telah dilakukan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Mereka menegaskan bahwa transaksi ini tidak mengandung benturan kepentingan dan dilaksanakan sesuai dengan praktik usaha yang wajar. WIKA memastikan bahwa langkah restrukturisasi ini tidak akan merugikan kepentingan pemegang saham publik, melainkan justru bertujuan untuk meningkatkan nilai perusahaan dalam jangka panjang melalui tata kelola yang lebih solid.

Melansir laporan dari jabarpos.id, langkah ini dipandang sebagai sinyal positif bahwa WIKA sedang serius melakukan pembersihan dan penataan aset demi menghadapi tantangan industri konstruksi yang semakin kompetitif di masa depan.

Related Post