Bogor | Jabar Pos – Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, menyebabkan debit air Sungai Ciliwung mengalami peningkatan signifikan. Bendung Katulampa mencatat tinggi muka air (TMA) mencapai 100 sentimeter, menandai status siaga 3 untuk wilayah Jakarta.
Kepala Bendung Katulampa Bogor, Andi Sudirman, mengonfirmasi kenaikan TMA tersebut. “TMA saat ini mencapai 100 cm, sehingga berstatus siaga 3,” ujar Andi pada Selasa (28/1/2025) dikutip. Ia juga menyampaikan bahwa cuaca di kawasan Puncak dan Katulampa masih mengalami hujan ringan, yang berpotensi menambah volume air Sungai Ciliwung dalam beberapa jam ke depan. Menurut Andi, peningkatan TMA terjadi secara bertahap sejak siang hari. “Luapan Sungai Ciliwung baru tiba sekitar pukul 15.00 WIB, dengan kenaikan TMA dari sebelumnya 20 cm menjadi 100 cm,” jelasnya.Hujan Deras Guyur Puncak, Bendung Katulampa Siaga 3: Waspada Banjir Jakarta
Related Post
Dana Baru untuk Infrastruktur Raksasa AHY
Jun. 16, 2026
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyambut baik inisiatif pembentukan Danantara Development Management Fund (DDMF). Dana ini, seperti dilaporkan jabarpos.id,
TERUNGKAP Livin Mandiri Cetak Transaksi Triliunan
Jun. 15, 2026
Aplikasi Livin’ by Mandiri kembali mencatatkan kinerja gemilang, menembus angka transaksi fantastis Rp2.083 triliun hingga Mei 2026. Angka ini, seperti dilaporkan jabarpos.id, menjadi bukti nyata
Terungkap Mengapa Rupiah dan IHSG Meroket
Jun. 15, 2026
Jakarta – Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengungkapkan alasan kuat di balik penguatan signifikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar
Investor Borong Saham IHSG Melonjak
Jun. 15, 2026
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat performa gemilang pada perdagangan sesi pertama hari ini, Senin (15/6/2026), dengan melesat signifikan hingga 5%. Kenaikan ini
Misteri Saham Pilihan Asing Saat IHSG Melesat
Jun. 15, 2026
Di tengah euforia pasar saham Indonesia yang ditutup hijau pekan lalu, sebuah fenomena menarik terungkap. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memang perkasa, namun investor asing






