Perang tarif yang dipicu Presiden Trump kembali memanaskan pasar global. Informasi dari jabarpos.id menyebutkan harga emas dunia pun ikut terdongkrak signifikan. Pada Senin (21/4/2025) pukul 06.12 WIB, harga emas spot melesat 0,66% hingga mencapai USD 3.349,48 per troy ons.
Lonjakan ini, menurut Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia, Budi Susanto, merupakan reaksi investor terhadap ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi. Emas, sebagai aset aman (safe haven), menjadi pilihan utama para pemilik modal untuk melindungi portofolio investasi mereka. Budi bahkan memprediksi harga emas berpotensi naik hingga 10% lagi, mengingat kebuntuan negosiasi tarif impor AS belum menemui titik terang.

Yang lebih menarik, jabarpos.id juga mencatat peningkatan transaksi emas digital yang luar biasa. Selama kuartal I-2025, volume transaksi meningkat hingga tiga kali lipat. Fenomena ini tidak hanya disebabkan oleh gejolak pasar, tetapi juga didorong oleh perkembangan pesat teknologi digital.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai proyeksi pergerakan harga emas global dan dampaknya terhadap transaksi emas digital, saksikan wawancara eksklusif Bramudya Prabowo dengan Budi Susanto di program Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 21/04/2025).




