Jabarpos.id – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenKopUKM) Republik Indonesia siap meluncurkan aplikasi khusus bernama "Sapa UMKM" pada Desember mendatang. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan keadilan sosial dan kemudahan bagi sekitar 57 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
Menteri Koperasi dan UKM, Maman Abdurrahman, menyatakan bahwa Sapa UMKM akan menjadi terobosan besar dalam memberikan pelayanan, bantuan, dukungan, dan perlindungan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah. Aplikasi ini akan menghubungkan pelaku UMKM dengan berbagai pihak, termasuk kementerian di pusat, lintas kementerian, perbankan, serta pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

"Sapa UMKM akan menjadi game changer yang akan mengubah pola dan cara kita dalam melayani, memberikan bantuan, memberikan supporting dan perlindungan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah," ujar Maman dalam sambutannya di Pembukaan Expo Keuangan dan Seminar Syariah di Lippo Mall Nusantara, Kamis (6/11/2025).
Inisiatif pembuatan aplikasi ini muncul karena banyaknya pelaku UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia menghadapi berbagai hambatan, seperti akses pelatihan, sertifikasi, urusan BPOM, hingga pungutan liar. Maman menganalogikan mereka sebagai semut yang menghadapi beragam macam hambatan.
Sapa UMKM akan dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan machine learning. Dengan demikian, masalah yang dihadapi pelaku UMKM akan langsung teridentifikasi saat mereka menggunakan aplikasi ini. Diharapkan, Sapa UMKM dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan daya saing dan kesejahteraan pelaku UMKM di Indonesia.





