Jakarta – Sebuah langkah investasi signifikan dilakukan oleh salah satu direktur PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI). Timothy Utama, Direktur Operations bank pelat merah tersebut, dilaporkan telah memborong ratusan ribu lembar saham perusahaannya. Informasi ini, yang dihimpun jabarpos.id, menjadi sorotan di tengah pergerakan pasar.
Dalam keterbukaan informasi kepada publik, Timothy Utama membeli sebanyak 155.000 lembar saham BMRI. Dengan harga Rp4.800 per saham, total dana yang digelontorkan untuk transaksi ini mencapai Rp744 juta.

Transaksi pembelian saham biasa ini dicatat pada tanggal 9 Januari 2026. Menurut keterangan Timothy, tujuan utama dari aksi korporasi ini adalah untuk investasi, menegaskan status kepemilikan saham langsung.
Sebelum transaksi ini dilakukan, Timothy Utama tercatat memiliki 10,33 juta saham BMRI, atau setara dengan 0,0111% dari total saham beredar. Pasca pembelian 155.000 saham tersebut, kepemilikannya meningkat menjadi 10,48 juta saham, atau 0,0112%. Peningkatan kepemilikan ini menunjukkan kepercayaan direksi terhadap prospek perusahaan.
Pergerakan saham BMRI sendiri menunjukkan tren positif. Pada perdagangan sesi I Senin, 19 Januari 2026, saham bank ini terpantau menguat 2,2% dan berada di level Rp5.100 per saham. Kenaikan harga saham ini terjadi beberapa hari setelah transaksi pembelian oleh direktur, menandakan sentimen positif di pasar.





