Jabarpos.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuat gebrakan baru dalam hubungan dagang dengan India. Sebuah kesepakatan baru diumumkan, menandai era baru setelah ketegangan akibat kebijakan tarif tinggi yang sebelumnya diterapkan.
Keputusan ini diumumkan langsung oleh Trump setelah pertemuannya dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi. Tarif baru yang dikenakan kepada India ditetapkan sebesar 18%. Langkah ini tentu saja menjadi sorotan dunia, mengingat implikasinya terhadap perekonomian kedua negara.

Detail lebih lanjut mengenai dampak kesepakatan dagang ini dapat disimak dalam program Closing Bell CNBC Indonesia yang tayang pada Selasa, 3 Februari 2026. Para analis ekonomi akan mengupas tuntas bagaimana tarif baru ini akan memengaruhi neraca perdagangan antara Amerika Serikat dan India, serta dampaknya bagi sektor-sektor industri terkait.




