Jabarpos.id, Jakarta – Pasar modal Indonesia kembali bergejolak. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam pada perdagangan Jumat (6/3) pagi. Data menunjukkan, pada pukul 10:08 WIB, IHSG merosot 1,96% dan berada di level 7.559.
Tidak hanya IHSG, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS juga mengalami tekanan. Rupiah kembali melemah dan menyentuh level Rp 16.910 per Dolar AS.

Kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan besar di kalangan investor dan pelaku pasar. Apa yang menyebabkan IHSG dan Rupiah sama-sama tertekan?
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab dan dampak dari gejolak pasar ini, simak ulasan mendalam Serliana Salsabila dalam program Profit, CNBC Indonesia.




