Jabarpos.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi mengalami pergerakan fluktuatif pada hari Kamis ini. Pasar saham masih dibayangi kekhawatiran atas potensi eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya terkait upaya Amerika Serikat dalam mendorong gencatan senjata dengan Iran.
Kondisi geopolitik yang memanas ini menjadi sentimen utama yang mempengaruhi keputusan para investor. Ketidakpastian global membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati dalam mengambil posisi, sehingga volatilitas IHSG sulit dihindari.

Informasi selengkapnya mengenai dinamika pasar modal hari ini dapat disaksikan dalam program Closing Bell CNBC Indonesia, Kamis (26/03/2026). Analisis mendalam akan mengupas tuntas faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan IHSG, termasuk dampak dari isu geopolitik global.




