Dunia mode global tengah dihebohkan dengan sebuah transisi kepemilikan yang monumental. Berdasarkan laporan yang diterima jabarpos.id, raksasa barang mewah asal Prancis, LVMH, secara resmi melepas merek fesyen ikonik Marc Jacobs setelah hampir tiga dekade berada di bawah naungannya. Merek ternama ini kini akan diakuisisi oleh WHP Global, sebuah perusahaan manajemen merek terkemuka, menyusul pengumuman perjanjian definitif antara kedua belah pihak.
LVMH diketahui mengakuisisi saham mayoritas Marc Jacobs pada tahun 1997. Selama kurun waktu tersebut, grup yang dipimpin oleh Bernard Arnault ini memainkan peran krusial dalam ekspansi bisnis dan pengukuhan posisi Marc Jacobs sebagai salah satu merek mode premium paling berpengaruh di dunia. Dengan sokongan LVMH, Marc Jacobs berhasil merambah berbagai kategori produk, mulai dari tas tangan mewah, barang kulit, pakaian siap pakai, alas kaki, kacamata, hingga lini wewangian yang sukses besar. Merek ini juga dikenal memiliki pengaruh kuat di industri fesyen global selama lebih dari 40 tahun kiprahnya.

Meski terjadi perubahan kepemilikan yang signifikan, Marc Jacobs pribadi dipastikan akan tetap melanjutkan perannya sebagai Pendiri sekaligus Direktur Kreatif perusahaan. Ia memastikan bahwa visi kreatif serta koleksi dan peragaan busana Marc Jacobs akan terus berjalan tanpa hambatan.
"Saya selamanya berterima kasih kepada Bernard Arnault atas dukungan, kepercayaan, dan keyakinannya kepada saya selama 30 tahun terakhir. Merupakan suatu kehormatan dan hak istimewa dapat bekerja bersama keluarga Arnault dan LVMH," ujar Jacobs, mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam. Ia juga menegaskan komitmen penuhnya untuk menjalankan perannya sebagai Direktur Kreatif Marc Jacobs International dan menyambut fase baru perusahaan dengan optimisme tinggi.
Bernard Arnault, Chairman dan CEO LVMH, turut memberikan apresiasi tinggi kepada Marc Jacobs. Arnault menyebut Jacobs sebagai sosok dengan kreativitas dan visi unik yang telah memberikan dampak tak terbantahkan pada dunia mode. "Dampaknya pada dunia mode tidak dapat disangkal. Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kontribusinya terhadap kesuksesan Maison dan Grup LVMH selama 30 tahun terakhir," kata Arnault. Fase baru ini, menurut Arnault, akan membuka gerbang peluang pertumbuhan yang segar bagi Marc Jacobs untuk terus relevan dan menginspirasi industri kreatif global.
Bagi WHP Global, akuisisi Marc Jacobs merupakan langkah strategis yang akan semakin memperkuat portofolio bisnis mode premium perusahaan. Merek ini nantinya akan bergabung dengan jajaran brand terkemuka lainnya di bawah naungan WHP Global, seperti Vera Wang, rag & bone, dan G-STAR, memperluas cakupan pasar mereka. Dengan tambahan Marc Jacobs, WHP Global diproyeksikan akan mencatat total penjualan ritel global lebih dari US$9,5 miliar, setara dengan sekitar Rp167,13 triliun, sebuah angka yang fantastis.
Dalam kesepakatan ini, G-III Apparel Group juga turut serta dalam kepemilikan Marc Jacobs. Perusahaan ini akan bertanggung jawab mengoperasikan sebagian bisnis penjualan langsung ke konsumen (direct-to-consumer) dan grosir global merek tersebut, melengkapi strategi distribusi yang komprehensif.





