close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.5 C
Jakarta
Selasa, Desember 9, 2025

Pemilik Vila di Pantai Cikakak Masih Misterius, Pengerukan Sempadan Pantai Dikecam

spot_img

Sukabumi – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi masih terus menyelidiki pemilik lahan yang diduga akan dibangun vila di Pantai Cikakak, Desa/Kecamatan Cikakak. Hal ini menyusul adanya laporan tentang pengerukan batu sempadan pantai di lokasi tersebut.

Kepala DPMPTSP, Ali Iskandar, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima informasi tersebut. Koordinasi dengan pihak kecamatan setempat pun dilakukan untuk segera melakukan pengecekan lapangan.

Pemilik Vila di Pantai Cikakak Masih Misterius, Pengerukan Sempadan Pantai Dikecam

"Begitu informasi muncul, kami langsung berkoordinasi dengan kecamatan. Saat itu, identitas pelakunya belum diketahui. Pak Camat langsung turun ke lapangan dan memastikan kegiatan pengerukan dihentikan," ungkap Ali kepada Jabarpos.id, Jumat (9/8/2024).

Baca juga:  Telkom Pangkas Anak Usaha, Ada Apa Gerangan?

Namun, hingga saat ini, pemilik lahan tersebut masih belum teridentifikasi. DPMPTSP akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pemilik lahan dan pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas pengerukan sempadan pantai.

"Kami akan melakukan identifikasi untuk mengetahui siapa pemilik lahan dan siapa yang menginisiasi aktivitas pengerukan dan pembangunan vila. Setelah identitasnya terungkap, kami akan memanggil yang bersangkutan dan mengambil langkah antisipasi untuk menghentikan kegiatan tersebut," tegas Ali.

Baca juga:  Siapa Tanggung Jawab Utang Whoosh? Menkeu Beri Jawaban Tegas

Ali menekankan bahwa sempadan pantai merupakan wilayah yang harus dijaga kelestarian ekosistemnya. Pengerukan batu di sempadan pantai berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem, meningkatkan risiko bencana, dan merusak estetika lingkungan.

"Pengerukan bisa mengganggu ekosistem dan meningkatkan potensi bencana. Selain itu, hal ini juga merusak estetika lingkungan dan berdampak negatif terhadap tata ruang," jelas Ali.

Dalam berita acara yang dikeluarkan DPMPTSP, jenis batu yang dikeruk adalah batuan bronjol atau batu ares di sempadan Pantai Cikakak. Aktivitas ini sebelumnya telah menuai protes dari aktivis lingkungan setempat.

Baca juga:  Menteri Agama Yaqut Angkat Bicara Terkait Dugaan Gratifikasi Penyelenggaraan Haji 2024

"Ku kami dimuliakeun, ku batur diruksak (sama warga dirawat, sama orang lain dirusak)," ujar Firman Nirwan Boestoemi, aktivis Paguyuban Padjajaran Anyar, saat ditemui Jabarpos.id, Rabu (7/8/2024).

Paguyuban Padjajaran Anyar dikenal aktif dalam kegiatan budaya dan juga peduli terhadap kelestarian laut dan pesisir. Mereka menganggap laut sebagai sumber penghidupan bagi masyarakat nelayan dan pesisir.

"Ketika para kokolot (tetua) dan masyarakat kasepuhan adat memuliakan padi, kami memuliakan laut sebagai sumber penghidupan masyarakat nelayan dan pesisir," tegas Firman.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

Mau Hidup Sehat Tanpa Ribet? Galaxy Watch 7 Jawabannya!

Bosan dengan hidup yang kurang sehat? Ingin lebih aktif dan memantau kondisi tubuh dengan mudah? Samsung Galaxy Watch 7 hadir dengan segudang fitur canggih...

Akhirnya Muncul, Kaesang Pangarep Hanya Senyum Saat Ditanya Soal Jet Pribadi

Jakarta | Jabar Pos - Setelah ramai jadi perbincangan publik terkait fasilitas jet pribadi, sehingga banyak pihak mempertanyakan keberadaan dirinya, Kaesang Pangarep, Ketua Umum...
Berita terbaru
Berita Terkait