close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

28.6 C
Jakarta
Selasa, Februari 10, 2026

Jakarta Pernah Jadi Las Vegasnya Indonesia? Ini Faktanya!

spot_img

Jabarpos.id – Pembukaan kasino di Jakarta pada tahun 1967 ternyata bukan isapan jempol belaka. Kebijakan kontroversial ini sempat menjadi sumber pendapatan signifikan bagi pemerintah daerah, mengubah wajah ibu kota menjadi lebih modern.

Gubernur Jakarta saat itu, Ali Sadikin, mengambil langkah berani dengan melegalkan perjudian untuk mengatasi keterbatasan anggaran pembangunan. Koran Sinar Harapan pada tahun 1967 melaporkan, legalisasi ini bertujuan untuk mengalihkan keuntungan dari perjudian ilegal ke kas negara. Pemerintah DKI Jakarta menyadari bahwa selama ini, uang hasil judi hanya dinikmati oleh oknum-oknum tertentu.

Baca juga:  Kasus 7 Jasad di Kali Bekasi, Pakar Hukum Universitas Trisakti Minta Polisi Gelar Rekonstruksi
Jakarta Pernah Jadi Las Vegasnya Indonesia? Ini Faktanya!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kasino pertama di Jakarta berlokasi di Petak Sembilan, Glodok, hasil kerjasama antara Pemprov DKI Jakarta dan seorang pengusaha Tionghoa bernama Atang, seperti yang diberitakan Harian Kompas pada tahun yang sama. Arena judi ini dibuka setiap hari dan dijaga ketat oleh aparat kepolisian, namun hanya diperuntukkan bagi WNA atau WNI keturunan Tionghoa.

Baca juga:  Peluang Emas di Tengah Perang Dagang, Alkes RI Bidik Pasar Brasil dan Malaysia

Kompas mencatat, kasino ini menarik ratusan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia. Hasilnya, pemerintah menerima setoran pajak sebesar Rp25 juta setiap bulan. Jika dikonversikan ke nilai emas saat itu, jumlah ini setara dengan ratusan miliar rupiah di masa kini.

Dana yang terkumpul dari kasino kemudian digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur di Jakarta, seperti jembatan, rumah sakit, dan sekolah. Anggaran Jakarta pun melonjak drastis, dari puluhan juta menjadi Rp122 miliar pada tahun 1977.

Baca juga:  Viral Seorang Gadis Remaja Malah Menjadi Tersangka, Usai Dirinya Menerima Video Porno

Namun, era perjudian legal di Jakarta berakhir pada tahun 1974, setelah pemerintah pusat mengeluarkan UU No. 7 tahun 1974 yang melarang segala bentuk perjudian.

Baru-baru ini, wacana legalisasi kasino kembali mencuat dalam Rapat Kerja antara Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan dengan Komisi XI DPR RI. Anggota DPR dari Fraksi Golkar, Galih Kartasasmita, mengusulkan agar Indonesia meniru negara-negara Arab yang mulai membuka kasino sebagai sumber pendapatan negara.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Mau Hidup Sehat Tanpa Ribet? Galaxy Watch 7 Jawabannya!

Bosan dengan hidup yang kurang sehat? Ingin lebih aktif dan memantau kondisi tubuh dengan mudah? Samsung Galaxy Watch 7 hadir dengan segudang fitur canggih...
Berita terbaru
Berita Terkait