Beranda / Berita / Rupiah Terkapar Dihajar Dolar, Money Changer Kebanjiran Order?

Rupiah Terkapar Dihajar Dolar, Money Changer Kebanjiran Order?

Rupiah Terkapar Dihajar Dolar, Money Changer Kebanjiran Order?

Jabarpos.id, Jakarta – Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) memicu pergerakan signifikan di pasar valuta asing. Data Refinitiv menunjukkan Rupiah menyentuh level Rp16.735 per Dolar AS pada Kamis (25/9/2025) siang, mendorong masyarakat berbondong-bondong mendatangi pusat penukaran uang (money changer). Lalu, berapa harga jual beli Dolar AS dan mata uang asing lainnya saat ini?

Baca juga:  Sertijab Danlanud ATS, Sekda Bogor Apresiasi Dedikasi Marsma TNI J.H. Ginting

Tim jabarpos.id melakukan pantauan langsung di sejumlah money changer terkemuka di Jakarta untuk mengetahui dinamika harga terkini. Berikut adalah daftar harga jual dan beli beberapa mata uang asing utama:

Rupiah Terkapar Dihajar Dolar, Money Changer Kebanjiran Order?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dolar AS:

  • Oriental Pacific Money Changer: Beli Rp16.655, Jual Rp16.875
  • Peniti Money Changer: Beli Rp16.710, Jual Rp16.760
  • Naga Money Changer: Beli Rp16.645, Jual Rp16.835
Baca juga:  Investor Asing Kepincut, Saham BRMS Terbang Tinggi?

Euro:

  • Oriental Pacific Money Changer: Beli Rp19.535,00, Jual Rp19.845,00
  • Peniti Money Changer: Beli Rp19.650, Jual Rp19.725
  • Naga Money Changer: Beli Rp19.465, Jual Rp19.778

Yen Jepang:

  • Oriental Pacific Money Changer: Beli Rp111.10, Jual Rp114.80
  • Peniti Money Changer: Beli Rp111.25, Jual Rp113.25
  • Naga Money Changer: Beli Rp111.5, Jual Rp114.5

Dolar Singapura:

  • Oriental Pacific Money Changer: Beli Rp13.670, Jual Rp13.980
  • Peniti Money Changer: Beli Rp12.990, Jual Rp13.045
Baca juga:  Jurus Baru Kemenkeu Rp2 Triliun Jaga Rupiah

Real:

  • Oriental Pacific Money Changer: Beli Rp4.331, Jual Rp4.576
  • Peniti Money Changer: Beli Rp4.350, Jual Rp4.495

Pergerakan harga yang fluktuatif ini menunjukkan respons pasar terhadap pelemahan Rupiah. Para pelaku pasar dan masyarakat terus memantau perkembangan situasi ekonomi global dan domestik yang mempengaruhi nilai tukar mata uang.