jabarpos.id melaporkan, sebuah langkah mengejutkan datang dari PT Janu Putra Sejahtera Tbk. (AYAM). Fadhl Muhammad Firdaus, salah satu direktur perusahaan peternakan unggas dan rumah potong ayam ini, baru saja menambah signifikan kepemilikan sahamnya. Ia menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk mengakuisisi puluhan juta lembar saham AYAM pada akhir tahun 2025.
Dalam transaksi yang terjadi pada 23 Desember 2025, Fadhl membeli sebanyak 35,26 juta unit saham biasa. Dengan harga per lembar saham Rp390, total nilai akuisisi mencapai Rp13,75 miliar. Aksi pembelian ini disebut murni untuk tujuan investasi, menunjukkan keyakinannya terhadap prospek perusahaan.

Sebelumnya, Fadhl memiliki 32 juta saham, setara 0,80% dari total saham perusahaan. Kini, kepemilikannya melonjak menjadi 67.266.000 unit saham, atau sekitar 1,68%. Meski demikian, ia menegaskan bahwa dirinya bukan merupakan pemegang saham pengendali di AYAM.
Fadhl Muhammad Firdaus sendiri dikenal sebagai sosok muda. Lahir pada 31 Mei 2001, ia pernah mencoba peruntungan di panggung politik sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan D.I. Yogyakarta.
PT Janu Putra Sejahtera Tbk. saat ini dikendalikan oleh Singgih Januratmoko. Singgih, yang juga merupakan anggota DPR RI dari Partai Golkar sejak 2019, menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VIII. Ia adalah penerima manfaat terakhir dari perusahaan ini. Langkah investasi besar Fadhl ini tentu menarik perhatian para investor dan pelaku pasar terhadap dinamika internal AYAM.





