Dompet Digital Bakal Berubah Total? BI Umumkan Aturan Baru yang Bikin Penasaran!

spot_img

jabarpos.id, Jakarta – Bank Indonesia (BI) tengah melakukan reformasi besar-besaran pada sistem pembayaran di Indonesia. Langkah ini diwujudkan melalui penerapan TIKMI (Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi), sebagai implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030.

Perubahan ini merupakan bagian dari komitmen BI dalam menjalankan amanat Undang-Undang Pengembangan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Hal ini disampaikan dalam Diseminasi Kebijakan Reformasi Pengaturan Industri Sistem Pembayaran yang dihadiri oleh para pimpinan dari 203 Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PSP) dan Penyelenggara Penunjang di Bank Indonesia, Jakarta.

Baca juga:  Pendukung Arema FC, Persik Kediri Bentrok di Perbatasan Kabupaten
Dompet Digital Bakal Berubah Total? BI Umumkan Aturan Baru yang Bikin Penasaran!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Sebagai dasar dari reformasi ini, BI telah menerbitkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pengaturan Industri Sistem Pembayaran dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.32 Tahun 2025 tentang Pengaturan Industri Sistem Pembayaran pada 24 Desember 2025. Kedua aturan ini akan resmi berlaku mulai 31 Maret 2026.

Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menekankan bahwa reformasi ini akan berdampak signifikan bagi pelaku industri sistem pembayaran karena mencakup penguatan struktur industri secara menyeluruh.

Baca juga:  Masa Depan Bursa Efek Indonesia Terungkap

Beberapa aspek penting yang diatur dalam ketentuan tersebut meliputi penggunaan TIKMI sebagai tolok ukur penilaian kinerja PSP dan penetapan klasifikasi PSP, penataan aktivitas, keanggotaan dalam infrastruktur sistem pembayaran ritel, serta aspek kerjasama PSP dengan pihak ketiga, terutama Penyelenggara Penunjang. Pengawasan dan pemantauan juga akan diperketat.

Lebih lanjut, PBI dan PADG ini akan menjadi landasan hukum bagi penguatan infrastruktur sistem pembayaran, termasuk infrastruktur data, serta penguatan fungsi dan kelembagaan dalam pengembangan inovasi digital di masa depan.

Baca juga:  8 Menit Menonton Konten Diet di TikTok Bisa Rusak Kesehatan Mental

Proses perumusan reformasi ini melibatkan uji empiris dengan melibatkan para pelaku industri sistem pembayaran. Tujuannya adalah untuk memastikan implementasi berjalan lancar dan efektif. BI juga akan memberikan masa transisi yang memadai untuk memastikan kesiapan seluruh pelaku industri.

Melalui kebijakan ini, Bank Indonesia mengajak seluruh pelaku industri untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas serta memperkuat sinergi dalam rangka memelihara stabilitas sistem pembayaran dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Kia kenalkan K4 hatchback di Australia

Versi hatchback lima pintu dari Kia K4 sedan telah diungkapkan semalam, menjelang kedatangannya di Australia yang diperkirakan pada akhir tahun 2025. Foto pertama dari K4 versi hatchback terungkap dan...
Berita terbaru
Berita Terkait