close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.9 C
Jakarta
Sabtu, Februari 28, 2026

Raksasa Perhiasan Pandora Terancam Bangkrut? Saham Anjlok, Laba Diprediksi Hilang Separuh!

spot_img

Jabarpos.id, Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari industri perhiasan global. Saham Pandora, perusahaan perhiasan raksasa asal Denmark, mengalami penurunan drastis hingga hampir 7%. Para analis memperingatkan bahwa kombinasi antara harga perak yang melonjak dan daya beli konsumen yang melemah menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan bisnis perusahaan.

Penurunan tajam ini memutus tren positif yang sempat diraih selama dua hari sebelumnya, memperburuk kinerja saham yang telah merosot 46% sepanjang tahun 2025 dan 26% sejak awal tahun 2026.

Raksasa Perhiasan Pandora Terancam Bangkrut? Saham Anjlok, Laba Diprediksi Hilang Separuh!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Jefferies, lembaga analisis keuangan terkemuka, menurunkan peringkat saham Pandora dari "Beli" menjadi "Tahan". Mereka menilai perusahaan berada dalam posisi sulit akibat kondisi ekonomi makro yang tidak menentu dan fluktuasi harga bahan baku yang ekstrem.

Baca juga:  Paskibraka Nasional 2024 Siap Kibarkan Sang Saka Merah Putih di IKN

"Kombinasi antara konsumen yang tertekan dan harga perak yang tinggi membuat bisnis ini terjepit," ungkap analis Jefferies, seperti dikutip jabarpos.id, Rabu (4/2/2026).

Lonjakan harga perak menjadi faktor utama yang membebani margin keuntungan Pandora. Meskipun sempat terjadi koreksi harga, perak tetap bertahan hampir tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Jefferies memprediksi kondisi ini dapat memangkas laba perusahaan hingga 60% pada tahun 2027.

Baca juga:  Batasi Asupan Gula, Cegah Diabetes! Ahli Gizi Beri Saran Jitu

Jefferies juga memangkas target harga saham Pandora menjadi 530 krone Denmark atau sekitar US$ 84, jauh di bawah target sebelumnya sebesar 850 krone.

Tekanan ekonomi berbentuk K (K-shaped economy) memperburuk situasi, di mana pelanggan inti Pandora yang berpenghasilan rendah kesulitan menghadapi kenaikan biaya hidup. Upaya Pandora menaikkan harga produk sekitar 14% justru kontraproduktif, mengurangi minat beli konsumen.

Analis Citi, yang sebelumnya telah menurunkan peringkat saham Pandora menjadi "Netral" pada Januari, menyoroti risiko kelelahan konsumsi perhiasan.

Baca juga:  Bank Syariah Bisa Jadi Raksasa? Kuncinya Cuma Ini!

"Visibilitas jangka pendek telah berkurang drastis, diperburuk oleh lingkungan makro yang volatil di AS dan Eropa (sekitar 80% dari penjualan) serta potensi kelelahan merek dan konsumsi perhiasan," jelas mereka.

Di pasar komoditas, harga perak sempat mengalami penurunan tajam setelah pengumuman calon Ketua Federal Reserve (Fed) berikutnya, meredakan kekhawatiran atas independensi bank sentral yang sebelumnya memicu pelarian investor ke aset aman seperti logam mulia, seperti yang dilansir jabarpos.id.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Kia kenalkan K4 hatchback di Australia

Versi hatchback lima pintu dari Kia K4 sedan telah diungkapkan semalam, menjelang kedatangannya di Australia yang diperkirakan pada akhir tahun 2025. Foto pertama dari K4 versi hatchback terungkap dan...
Berita terbaru
Berita Terkait